Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemanfaatan Media Pembelajaran Smart Box untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di UPTD SDN 13 Binjai Baru Ely Syafitri; Rizki Wulandari; Ade Alkarina Fahriyah; Selvianti Selvianti; Selvi Amahlia; Erlangga Saputra
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v4i2.1041

Abstract

Pengabdian ini bertujuan mengatasi dampak metode pembelajaran konvensional yang menurunkan minat dan prestasi belajar siswa di UPTD SD Negeri 13 Binjai Baru. Dengan memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, Smart Box, program ini dirancang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi untuk membangun dukungan, pelatihan teknis bagi guru dan siswa, penerapan Smart Box dalam pembelajaran, pendampingan untuk memastikan efektivitas, serta rencana keberlanjutan. Implementasi program ini berhasil meningkatkan partisipasi siswa dari 45% menjadi 78% dan skor minat belajar dari 5,2 menjadi 8,7 pada skala 1–10, dengan dampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, Smart Box terbukti efektif sebagai inovasi pembelajaran berbasis teknologi, terutama di lingkungan pendidikan dasar dengan keterbatasan infrastruktur, dan dapat direplikasi dengan dukungan pelatihan serta pendampingan dari pemerintah atau dinas pendidikan.
Mental Resilience of Indonesian Career Women In Responding To Marriage-Related Social Pressure Atikah Rahmah Nasution; Rizki Wulandari
International Journal of Education, Language, and Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): IJELaSS: International Journal of Education, Language and Social Science
Publisher : Darul Ilmi Bina Insan Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62612/ijelass.v4i1.73

Abstract

This study examines the mental resilience of Indonesian career women in responding to marriage-related social pressure, particularly the recurring question “When will you get married?”. Previous studies have discussed social stigma and psychological pressure toward unmarried women; however, limited studies specifically analyze this phenomenon through the perspective of resilience theory among career women in Indonesia. This study employed a qualitative literature review method using journal articles indexed in Google Scholar, SINTA, and Scopus published between 2018 and 2026. Data were collected using keywords related to career women, marriage pressure, mental resilience, and social stigma. A total of 47 relevant articles were analyzed through thematic analysis techniques. The findings reveal that marriage-related social pressure contributes to anxiety, stress, loneliness, decreased psychological well-being, and reduced interest in marriage among career women. Furthermore, mental resilience plays a significant role in helping women manage emotional pressure, maintain self-confidence, and develop adaptive coping strategies. This study contributes to the development of resilience psychology discourse, particularly in understanding the relationship between gender expectations, social pressure, and mental well-being among career women in Indonesia.
SOSIALISASI PENCEGAHAN NARKOBA SEBAGAI SOLUSI PEMBINAAN GENERASI SEHAT Rahma Yunita Ansi; Rizki Wulandari; Dinda Tsurmaiza Fajhrin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5396

Abstract

Abstract: Drug abuse is a social problem that threatens the future of young generations and requires preventive measures through education. This community service activity aimed to provide education and raise youth awareness about the dangers of drugs through a socialization program held at Yayasan Pendidikan Ar-Rasyid, Sei Renggas Village, Kisaran Barat District, Asahan Regency. The program applied a qualitative descriptive method with a participatory approach, involving 63 students and 5 teachers. The stages consisted of preparation, interactive socialization, discussions, educational simulations, anti-drug commitment declaration, and evaluation. The results showed an increase in participants’ knowledge of drug types and impacts by 35%, social awareness by 29%, and healthy-living commitment by 31%. Interviews with teachers and students indicated that the program effectively fostered resilience and positive character in rejecting negative influences. Therefore, this socialization activity serves as an innovative solution for developing a healthy generation and strengthens collaboration between universities, schools, and the National Narcotics Agency (BNN) in preventing drug abuse in educational settings.Keywords: socialization, drug prevention, youth, character education, community serviceAbstrak: Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah sosial yang mengancam masa depan generasi muda dan menuntut penanganan preventif berbasis pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya narkoba melalui sosialisasi yang dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Ar-Rasyid, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan. Kegiatan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 63 siswa dan 5 guru. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi interaktif, diskusi, simulasi edukatif, deklarasi komitmen anti narkoba, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang jenis dan dampak narkoba sebesar 35%, kesadaran sosial 29%, dan komitmen hidup sehat 31%. Wawancara dengan guru dan siswa menunjukkan bahwa kegiatan ini efektif menumbuhkan sikap tangguh dan karakter positif dalam menolak ajakan negatif. Dengan demikian, sosialisasi ini menjadi solusi inovatif dalam pembinaan generasi sehat, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan BNN dalam pencegahan narkoba di lingkungan pendidikan.Kata kunci: sosialisasi, pencegahan narkoba, remaja, pendidikan karakter, pengabdian masyarakat
PERAN PERMAINAN EDUKATIF DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL Rizki Wulandari
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4131

Abstract

Abstract: The advancement of technology and information in the digital era presents a challenge in shaping the character of the younger generation, especially children. The unlimited use of digital media impacts children's character development. The aim of this study is to examine the role of educational games both conventional and modern in building children’s character. This research employs a qualitative approach using literature review methods to analyze and collect various literature sources, books, and journals on the topic. Educational games can foster positive character traits in children, such as independence, discipline, creativity, cooperation, and responsibility. This study is expected to provide evidence that educational games can serve as a medium for shaping positive character in children. Keyword: Educational games, Character building. Abstrak: Meningkatnya teknologi dan informasi di era digital memberikan tantangan dalam membentuk karakter generasi muda khususnya anak-anak. Pengaruh penggunaan digital tanpa batas mempengaruhi perubahan karakter pada diri anak. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui peran permainan edukatif baik dalam bentuk konvensional maupun modern dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk menganalisis dan mengumpulkan berbagai literatur, buku, dan jurnal terkait. Permainan edukatif dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter yang baik pada diri anak seperti kemandirian, kedisiplinan, kreativitas, kerjasama dan tanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti bahwa permainan edukatif dapat menjadi media dalam membentuk karakter positif pada diri anak. Kata kunci: Permainan edukatif, Pembentukan karakter.
MEMBANGUN KARAKTER POSITIF MAHASISWA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DI ERA MODERN Rizki Wulandari; Atikah Rahmah Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.4721

Abstract

The modern era is marked by rapid technological advancements, characterized by the ease and speed with which information can be accessed. This condition requires students to possess intellectual intelligence in both academic and non-academic fields while maintaining positive character as a foundation for their attitudes and actions in daily life. The purpose of this study is to explore efforts to build students’ character through character education in facing the challenges of the modern era. This research employs a qualitative approach using a literature study method to analyze and collect various data from books, articles, and relevant reports. Character can be built and developed through character education in both academic and non-academic settings to foster positive traits such as self-concept, discipline, responsibility, independence, courage, and others. This study is expected to provide insights that building students’ positive character can be achieved through character education implemented in higher education institutions. Keyword: character education, positive character