Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan dan Prosedur Penyelamatan Bahaya Listrik Di Lingkungan SMA Swasta GKPS 1 Pematang Raya Ummu Handasah; Charla Tri Selda Manik; Mutiara Widasari Sitopu; Muhammad Sukri Habibi Daulay; Michael Stevano Sinurat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.489

Abstract

Meningkatnya angka kecelakaan listrik yang mengakibatkan cedera serius hingga kematian menjadikan kesadaran keselamatan listrik sebagai prioritas penting bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya listrik, pencegahan kecelakaan listrik, dan prosedur tanggap darurat saat terjadi insiden kelistrikan. Program ini dilaksanakan oleh tim pengabdian masyarakat Politeknik Negeri Medan (Polmed), dengan pendanaan DIPA Polmed Tahun 2025, di SMA Swasta GKPS 1 Pematang Raya. Kegiatan ini diikuti siswa dan dipimpin oleh staf pengajar dari Jurusan Teknik Elektro. Metode pelaksanaan dilakukan secara terstruktur melalui pre-test, penyampaian materi teori, demonstrasi praktis, dan evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor siswa setelah mengikuti program edukasi. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan listrik dan langkah awal dalam menghadapi keadaan darurat. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun budaya waspada, aman, dan bertanggung jawab terhadap penggunaan listrik di lingkungan sekolah dan masyarakat luas.
Karakteristik Tegangan Sentuh dan Besar Arus Terhadap Variasi Degradasi Resistansi Pembumian Berdasarkan Simulasi Kontak Tidak Langsung Menggunakan Electrical Safety Module Michael Stevano Sinurat; Moh Muchlishiin; Lukcy T Simanjuntak
Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pembumian (grounding) berfungsi sebagai proteksi dasar untuk mengalihkan arus gangguan dan membatasi tegangan sentuh agar terhindar dari bahaya kejut listrik. Degradasi kinerja sistem pembumian akibat faktor lingkungan memicu peningkatan nilai resistansi pembumian, yang dapat berdampak langsung pada naiknya tegangan sentuh dan peningkatan arus yang mengalir melalui tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik respon tegangan sentuh dan arus tubuh terhadap variasi degradasi resistansi pembumian serta memetakan efek fisiologisnya pada tubuh manusia berdasarkan kurva efek arus AC yang mengalir melalui tubuh manusia sesuai dengan standar Persyaratan Umum Instalasi Listrik. Pengujian eksperimental dilakukan menggunakan electrical safety trainer dengan 20 variasi nilai pembumian dari 1 Ω sampai 100 Ω. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan resistansi pembumian menghasilkan tegangan sentuh dan arus yang melalui tubuh manusia semakin meningkat. Pemetaan zona fisiologis membuktikan bahwa pada tahanan pembumian 1 Ω sampai 4 Ω, respon arus tubuh berada pada Daerah 2 (tidak berbahaya). Namun, pada tahanan pembumian lebih besar dari 5 Ω kondisi tubuh bergeser masuk ke Daerah 3 yang membahayakan fungsi jantung dan berisiko memicu fibrilasi ventrikel.
Peningkatan Akurasi Deteksi Kebocoran Gas LPG pada Sistem IoT Menggunakan Moving Average Filter dan Notifikasi Adaptif Thea Fitri Astarani; Stephanie Christina Yolanda Pardede; Michael Stevano Sinurat; Nurafni Carol; Aprima Anugerah Matondang
Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Vol. 6 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : P3M Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebocoran gas LPG di lingkungan kantin kampus merupakan risiko keselamatan yang signifikan akibat intensitas penggunaan kompor dan keterbatasan pengawasan. Sistem deteksi konvensional yang hanya mengandalkan alarm lokal tidak memberikan peringatan jarak jauh, sehingga respons terhadap kebocoran menjadi lambat. Penelitian ini mengimplementasikan sistem monitoring dan peringatan dini kebocoran gas berbasis IoT yang mengintegrasikan sensor MQ-2, mikrokontroler ESP32, dan platform notifikasi Telegram. Kebaruan penelitian terletak pada penerapan Moving Average Filter untuk menstabilkan pembacaan sensor dan mengurangi false alarm, dikombinasikan dengan mekanisme eskalasi notifikasi bertingkat yang menyesuaikan tingkat bahaya kebocoran. Pengujian dilakukan pada tiga skenario konsentrasi gas dengan sepuluh kali pengulangan masing-masing. Hasil menunjukkan bahwa filter mampu mereduksi fluktuasi pembacaan hingga 42,3% dan menurunkan false alarm dari 7 kejadian menjadi 1 kejadian dalam 24 jam pengujian. Latensi notifikasi rata-rata tercatat 2,8 detik, dengan akurasi deteksi 96,7%. Sistem ini layak diterapkan sebagai solusi keselamatan kebakaran di lingkungan kantin kampus dan relevan untuk direplikasi pada area serupa.