Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STUDI BIOLOGI Crocidolomia pavonana PADA DUA TANAMAN INANG : KUBIS DAN CAISIN Retno Wulansari; Soleha Soleha; Dian Latifathul Mar'ah
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 51 No 1 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v51i1.19933

Abstract

Crocidolomia pavonana (Fabricius) merupakan hama penting pada tanaman brassicaceae yang menyebabkan kerusakan serius. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek perkembangan dan reproduksi C. pavonana pada tanaman kubis dan caisim menggunakan analisis tabel kehidupan. Larva C. pavonana dipelihara secara individual dengan pakan kubis dan caisim, dan dilakukan pengamatan terhadap perkembangan, kelangsungan hidup, fekunditas, serta parameter populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan caisim menghasilkan waktu perkembangan yang lebih singkat, bobot pupa lebih tinggi, serta laju pertumbuhan populasi yang lebih cepat dibandingkan dengan kubis. Nilai laju reproduksi bersih (R₀), laju reproduksi kotor (GRR), laju pertambahan intrinsik (r), rataan masa generasi (T), dan waktu populasi berlipat ganda (DT) menunjukkan bahwa caisim merupakan pakan yang lebih mendukung potensi pertumbuhan populasi C. pavonana. Informasi ini menjadi dasar penting dalam pengembangan strategi pengendalian hama berbasis ekologi, khususnya dalam pemilihan varietas tanaman atau pengaturan pola tanam dalam sistem pertanian berkelanjutan.
Pendampingan Kelompok Tani dalam Penerapan Teknik Pembronsongan Buah untuk Pengendalian Hama Kakao Refki Sanjaya; Soleha Soleha; Abdul Azis; Jamaludin Adimiharja; Dian Latifathul Mar’ah; Tika Leoni Putri; Putri Mariska Fahmi; Irene Zaqyah
CANANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : PELANTAR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/canang.v6i1.85

Abstract

Cocoa production in Indonesia is hampered by pest attacks, namely the fruit-sucking bug Helopeltis spp. And the cocoa pod borer Conopomorpha cramerella. Both pests reduce the quality and quantity of the harvest. This training aims to accompany cocoa farmers in implementing fruit-bagging techniques as an environmentally friendly pest prevention and management. The activity was carried out in Sidomulyo Village, Semaka District, Tanggamus Regency, using extension methods, field demonstrations, and direct practice with farmers. The results showed a notable increase in farmers' understanding of pest identification and their proficiency in applying the cocoa fruit bagging technique. Monitoring of demonstration plots revealed that bagging effectively reduced pest attack intensity from 48% in control plants to 15% in bagged fruits, while the proportion of healthy, harvestable pods increased from 52% to 85%. This technique is considered effective, low-cost, easy to implement, and free from chemical inputs, making it highly suitable for small-scale cocoa farmers. The activity also demonstrated the potential of participatory field-based training in accelerating technology adoption at the grassroots level, thereby supporting the sustainability of cocoa production and the welfare of farming communitie