Keterbatasan bahan ajar digital yang kontekstual dan inovatif masih menjadi tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani. Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul Pendidikan Jasmani kelas XII pada materi silat berbasis nilai adab serta menguji efektivitasnya melalui desain eksperimen pretest–posttest control group. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang diintegrasikan dengan uji eksperimen pada peserta didik kelas XII di SMAN 8 Kota Padang. Sampel uji coba skala besar melibatkan 78 siswa yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol secara proporsional. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, tes hasil belajar silat, serta angket internalisasi nilai adab yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-modul memiliki tingkat validitas tinggi berdasarkan penilaian ahli. Uji efektivitas memperlihatkan peningkatan skor pretest–posttest yang lebih besar pada kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, dengan rata-rata efektivitas 86,4% dan perbedaan yang signifikan secara statistik berdasarkan uji independent samples t-test. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan e-modul berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman materi silat dan penguatan indikator perilaku adab yang terukur. Secara konseptual, penelitian ini memperluas kajian pengembangan bahan ajar digital dengan mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam pembelajaran PJOK berbasis budaya, sekaligus memberikan dasar empiris bagi implementasi model pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan kompetensi kognitif dan afektif.