Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pedagogical Content Knowledge Guru terhadap Kualitas Pembelajaran di PAUD Indonesia Sisca Cletus Lamatokan
Sanskara Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 01 (2026): Sanskara Pendidikan dan Pengajaran (SPP)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/spp.v4i01.707

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK) guru terhadap kualitas pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Indonesia. Dengan desain penelitian kuantitatif, data dikumpulkan dari 185 guru PAUD melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa semua item dalam instrumen tersebut sesuai, dengan nilai Cronbach’s Alpha di atas. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 melalui statistik deskriptif, analisis korelasi, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa baik PCK maupun kualitas pembelajaran memperoleh skor tinggi dalam temuan deskriptif, menunjukkan bahwa guru merasa kompeten dalam mengintegrasikan pedagogi dan konten dalam praktik pengajaran. Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang kuat dan positif antara PCK dan kualitas pembelajaran. Analisis regresi lebih lanjut menunjukkan bahwa PCK secara signifikan mempengaruhi kualitas pembelajaran, menjelaskan 42,5% varians. Temuan ini menyoroti peran kritis PCK dalam membentuk pengalaman pembelajaran yang efektif di lingkungan pendidikan anak usia dini (PAUD) Indonesia. Studi ini berkontribusi pada perkembangan pengetahuan tentang pendidikan anak usia dini dengan menekankan pentingnya keahlian guru dalam menyediakan pembelajaran berkualitas tinggi dan menawarkan implikasi praktis untuk meningkatkan program pelatihan dan pengembangan profesional guru.
Penyusunan Modul Ajar Pembelajaran Mendalam Berbasis Budaya Lokal Lilis Suryani; Sisca Cletus Lamatokan; Winda Mailina; Marlina Ndun; Suwati Suwati
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i1.3202

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)  ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam menyusun modul ajar berbasis pembelajaran mendalam (deep learning) yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Kota Jambi. Pentingnya kegiatan ini didasari kebutuhan mendesak akan peningkatan kualitas pembelajaran kontekstual di tingkat pendidikan anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif dan pendampingan reflektif yang melibatkan 90 guru PAUD, dengan 65 responden mengikuti evaluasi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, workshop tatap muka, pendampingan, serta uji coba terbatas modul ajar. Instrumen evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dan kemampuan merancang modul ajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan guru, terlihat dari kenaikan nilai rata-rata pre-test sebesar 86,31 menjadi 93,62 pada post-test. Selain itu, berhasil disusun draf modul ajar yang siap diimplementasikan. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti relevan, aplikatif, dan efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal.
Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Monopoli Berbasis Budaya Betawi untuk Mendukung Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun Kiki Puspita; Marlina S. Ndun; Muthi'ah Jihadillah Saepurohman; Rahmania; Irma Yuliantina; Sisca Cletus Lamatokan; Lilis Suryani; Chandra Apriansyah
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 2 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i2.12664

Abstract

Literasi budaya perlu dikembangkan sejak usia dini melalui pengalaman yang konkret, interaktif, dan dekat dengan konteks kehidupan anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan pembelajaran, mengembangkan permainan Monopoli Budaya Betawi, serta mendeskripsikan kelayakan, kepraktisan, dan perubahan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun setelah penggunaan media. Penelitian menggunakan Research and Development model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) di TK Negeri Besuki, Jakarta Pusat. Uji pengembangan melibatkan dua validator ahli, uji awal-akhir pada 10 anak Kelompok B, serta uji kepraktisan oleh 15 guru dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, validasi ahli, lembar penilaian 12 indikator literasi budaya, dan angket respons pengguna; analisis menggunakan persentase deskriptif dan N-Gain. Media memperoleh validasi ahli media 95%, ahli materi 100%, dan gabungan 97,5%. Rata-rata skor meningkat dari 20,8 (43,3%) menjadi 40,3 (84,0%), dengan N-Gain 0,72. Respons kepraktisan mencapai 90,0% (864/960). Temuan menunjukkan bahwa Monopoli Budaya Betawi layak dan praktis serta berkaitan dengan peningkatan deskriptif literasi budaya pada konteks uji coba terbatas. Generalisasi tetap memerlukan pengujian dengan sampel dan desain pembanding yang lebih kuat.
Inclusive Curriculum Management in Early Childhood Education to Realize Welcoming and Meaningful Learning Atikah Oktaviani; Nurul Syifa Fauziah; Anni Farhani; Lisnawati Lisnawati; Mushoheh Mushoheh; Sisca Cletus Lamatokan
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 4 No. 09 (2026): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v4i09.3149

Abstract

Early childhood education (PAUD) provides strategic services in improving the quality of child development. The implementation of inclusive curriculum management is one effort to realize fair, friendly, and meaningful learning for all students without discrimination. This article will present the concept, implementation, and objectives of inclusive education for early childhood to make learning more meaningful. This research uses a literature study method, data obtained through a review of various scientific sources, including books, national and international journal articles, and policy documents related to inclusive education and PAUD curriculum. The results of the study indicate that inclusive curriculum management includes four main functions: planning, organizing, implementing, and evaluating a curriculum that is flexibly designed according to the characteristics of students. To realize the implementation of inclusive education, it is supported by assessment, differentiated learning planning, and teacher resources. The implementation of inclusive curriculum management can increase children's participation in the learning process, optimize the development of all aspects of child development, and create a learning environment that respects diversity.