Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi In Vitro Perbandingan Potensi Antijamur Ekstrak Daun Mangga Podang (Mangifera indica L.) Dengan Nistatin Terhadap Pertumbuhan Jamur (Candida albicans) Sawitri Dwi Indah Pertami; Ernita Sari; Bambang Sumaryono; Niswatun Chasanah; Herlambang Prehananto; Endah Kusumastuti; Siti Nurhaliza
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.766

Abstract

Infeksi jamur pada rongga mulut yang sering terjadi adalah oral candidiasis akibat infeksi Candida albicans. Obat antijamur oral candidiasis yang umum digunakan adalah nistatin. Penggunaan nistatin jangka panjang dapat memicu terjadinya resistensi sehingga diperlukan pengembangan penelitian tentang bahan herbal yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi antijamur, salah satunya daun mangga. Daun mangga memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan fenol yang dapat berperan sebagai antimikroba. Mangga podang (Mangifera indica L.)merupakan salah satu jenis komoditas mangga unggulan dari Kabupaten Kediri. Tujuan Penelitian: Untuk membandingkan potensi antijamur ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) dengan nistatin terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian Experimental Laboratories dengan Post Test Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan metode dilusi dengan jumlah sampel sebanyak 8 sampel, yaitu konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100%, nistatin dan kontrol negatif (aquadest) dengan replikasi 3 kali. Data penelitian dianalisis statistik menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis. Hasil: Pada konsentrasi 25%, 50%, 100%, dan nistatin tidak terdapat pertumbuhan Candida albicans, sedangkan pada kelompok lain tampak adanya pertumbuhan Candida albicans dengan nilai rerata jumlah koloni (CFU/ml) pada konsentrasi 3,125% (12), 6,25% (30), 12,5% (133), dan kontrol negatif (144,6). Kesimpulan: Ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) berpotensi sebagai antijamur dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) pada konsentrasi 12,5% dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) pada konsentrasi 25% yang setara dengan kemampuan nistatin dalam membunuh jamur Candida albicans.
Anti-Inflammatory Effects of Pineapple Core Extract on Macrophages in Gingivitis-Induced Wistar Rats Niswatun Chasanah; Sawitri Dwi Indah Pertami; Dzanuar Rahmawan; Risyandi Anwar; Gabrilia Dwi Agustina
Indonesian Journal of Dentistry Vol 6, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/ijd.v6i1.19643

Abstract

Background: Gingivitis is the earliest stage of periodontal disease, characterized by gingival inflammation, edema, and bleeding. This condition involves infiltration of inflammatory cells, including macrophages, which play a regulatory role through pathogen phagocytosis and pro- inflammatory cytokine secretion. Pineapple core (Ananas comosus L. Merr) contains several bioactive constituents—such as bromelain, flavonoids, and tannins—that have been reported in the literature to exhibit anti-inflammatory and antioxidant properties. Bromelain, a proteolytic enzyme abundantly present in pineapple core according to previous studies, is known to modulate inflammatory pathways through cytokine suppression.Objective: This study aimed to evaluate the effect of pineapple core extract on macrophage cell counts in gingivitis-induced Wistar rats.Method: A post-test only design was used with 30 male rats allocated into three groups: control (CMC-Na), 12.5% extract, and 25% extract. Gingivitis was induced, followed by three days of treatment. Gingival tissues were processed histologically, and macrophage-like cells were quantified under light microscopy.Outcome: The mean macrophage counts were 27.38 (control), 13.60 (12.5%), and 7.66 (25%), with significant differences among groups (p < 0.05).Conclusion: These findings indicate that pineapple core extract can reduce macrophage infiltration in gingival tissues, and the higher concentration demonstrates a stronger anti-inflammatory effect.