Journal of Innovative and Creativity
Vol. 5 No. 2 (2025)

Studi In Vitro Perbandingan Potensi Antijamur Ekstrak Daun Mangga Podang (Mangifera indica L.) Dengan Nistatin Terhadap Pertumbuhan Jamur (Candida albicans)

Sawitri Dwi Indah Pertami (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Ernita Sari (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Bambang Sumaryono (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Niswatun Chasanah (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Herlambang Prehananto (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Endah Kusumastuti (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)
Siti Nurhaliza (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri)



Article Info

Publish Date
28 May 2025

Abstract

Infeksi jamur pada rongga mulut yang sering terjadi adalah oral candidiasis akibat infeksi Candida albicans. Obat antijamur oral candidiasis yang umum digunakan adalah nistatin. Penggunaan nistatin jangka panjang dapat memicu terjadinya resistensi sehingga diperlukan pengembangan penelitian tentang bahan herbal yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi antijamur, salah satunya daun mangga. Daun mangga memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan fenol yang dapat berperan sebagai antimikroba. Mangga podang (Mangifera indica L.)merupakan salah satu jenis komoditas mangga unggulan dari Kabupaten Kediri. Tujuan Penelitian: Untuk membandingkan potensi antijamur ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) dengan nistatin terhadap pertumbuhan Candida albicans. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian Experimental Laboratories dengan Post Test Only Control Group Design. Penelitian ini menggunakan metode dilusi dengan jumlah sampel sebanyak 8 sampel, yaitu konsentrasi 3,125%, 6,25%, 12,5%, 25%, 50%, 100%, nistatin dan kontrol negatif (aquadest) dengan replikasi 3 kali. Data penelitian dianalisis statistik menggunakan uji non parametrik Kruskal Wallis. Hasil: Pada konsentrasi 25%, 50%, 100%, dan nistatin tidak terdapat pertumbuhan Candida albicans, sedangkan pada kelompok lain tampak adanya pertumbuhan Candida albicans dengan nilai rerata jumlah koloni (CFU/ml) pada konsentrasi 3,125% (12), 6,25% (30), 12,5% (133), dan kontrol negatif (144,6). Kesimpulan: Ekstrak daun mangga podang (Mangifera indica L.) berpotensi sebagai antijamur dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) pada konsentrasi 12,5% dan konsentrasi bunuh minimum (KBM) pada konsentrasi 25% yang setara dengan kemampuan nistatin dalam membunuh jamur Candida albicans.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...