Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental Firdian Setiya Arinata; Erni Kurniawati; Mungin Eddy Wibowo; Muslikah Muslikah; Sinta Saraswati; Muh. Azhar Mubarak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi faktor terapeutik dalam kelompok konseling melalui tinjauan literatur sistematik yang relevan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Faktor terapeutik yang dikemukakan oleh Irvin D.Yalom, seperti penanaman harapan (pemberian harapan), universalitas (Universalisme), altruisme (altruism), dan kekompakan kelompok (kohesi kelompok), merupakan unsur inti yang mendorong perubahan psikologis dalam dinamika kelompok. Melalui penelusuran terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025 dari database google Scholar , Science Direct , dan Scopus , sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi koteks, metodologi yang kuat, dan fokus pada implementasi kelompok konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi faktor terapeutik secara konsisten melemah positif dengan peningkatan efektivitas intervensi kelompok, baik dalam mengurangi gejala psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan emosional, efikasi diri, serta hubungan interpersonal antar anggota kelompok. Dalam konteks pendidikan, kelompok konseling berbasis terapeutik terbukti memperkuat ketahanan siswa dan menciptakan iklim belajar yang inklusif. Sementara dalam ranah kesehatan mental, keberadaan faktor-faktor tersebut mendukung pemulihan pasien, mengurangi stigma diri, dan mempercepat proses pemaknaan pascatrauma.Temuan ini menegaskan bahwa faktor terapeutik bukan sekadar aspek tambahan, melainkan komponen mendasar dalam struktur dan keberasilan kelompok konseling. Oleh karena itu, praktisi konseling menyarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara strategis dalam kelompok layanan desain, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan longitudinal direkomendasikan untuk mengukur secara lebih mendalam pengaruh spesifik dari masing-masing faktor terapeutik dalam berbagai konteks dan populasi target.