Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan HIRADC dan Analisis FFA dalam Edukasi K3: Intervensi Bahaya Kebisingan dengan Penggunaan APD di UMKM Gula Merah Kajar, Kudus Charisha Mahda Kumala; Muhammad Navis Mirza; Effine Lourrinx; Arina Nuraliza Romas; Nabila Hikmatul Azka
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1480

Abstract

Pekerja sektor informal seperti di UMKM Gula Merah Desa Kajar, Kudus, memiliki risiko tinggi terhadap paparan kebisingan dari mesin diesel yang digunakan dalam proses produksi. Paparan ini berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran apabila melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko kebisingan serta menilai efektivitas intervensi edukasi penggunaan alat pelindung diri (APD) berupa earplug. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) dan Force Field Analysis (FFA). Pengukuran kebisingan dilakukan menggunakan Sound Level Meter, dan hasilnya dianalisis menggunakan perhitungan Leq. Hasil menunjukkan bahwa tingkat kebisingan di sekitar mesin mencapai 102,82 dB dan di area pekerja sebesar 90,56 dB, melebihi NAB sebesar 85 dB. Edukasi dilakukan melalui ceramah, demonstrasi penggunaan earplug, serta observasi perilaku pekerja. Evaluasi FFA menunjukkan bahwa intervensi edukatif lebih mudah diterapkan dan mendapat dukungan tinggi dibandingkan dengan kebijakan formal. Intervensi ini terbukti meningkatkan pemahaman dan kesadaran pekerja mengenai bahaya kebisingan dan pentingnya penggunaan APD. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan promotif dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) efektif diterapkan di sektor informal, serta dapat menjadi strategi awal untuk membangun budaya kerja yang aman dan sehat di lingkungan UMKM.
The Effectiveness of Fire Safety Education in Enhancing the Knowledge of SMAN 1 Gebog Students Syafina Alma Farika; Muhammad Navis Mirza; Charisa Mahda Kumala; Nabila Hikmatul Azka; Ashfanul Muna; Siti Rohmatin Nafisah; Ali Sofi’i; Tia Nely Agustin; Achmad Faisol Muith
Cognitionis Civitatis et Politicae Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/politicae.v1i3.1169

Abstract

Fire safety is crucial in protecting lives and property. This study aims to evaluate the effectiveness of fire safety education in enhancing the knowledge of students at SMAN 1 Gebog. The introduction explains that schools are potential environments for fires, necessitating interventions to enhance awareness and preparedness. The research employed a quasi-experimental design with pretest-posttest on 40 eleventh-grade students, who received education through presentations and simulations over 2 hours. The analysis showed a significant increase in students' knowledge after the intervention, with the average pretest score of 5.5 rising to 9.0 in the posttest. Statistical tests (t-test) confirmed that this improvement was statistically significant (t = 12.41, p < 0.001). The study concludes that the education was effective in enhancing students' knowledge of fire safety in schools. To ensure sustainability, it is recommended to develop training for teachers as trainers in the future, thereby enabling the program to continue and sustainably mitigate fire risks in school environments.