Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendekatan Patient-Centered Marketing Dalam Meningkatkan Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit Neng Kasmiati; Rosi Amalia; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7565

Abstract

Penerapan patient-centered marketing menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing dan kualitas layanan rumah sakit. Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan pemasaran yang berfokus pada kebutuhan, preferensi dan pengalaman pasien dapat mempengaruhi tingkat kepuasan serta loyalitas pasien. Dengan menggunakan metode literature review terhadap 20 jurnal nasional dan internasional, studi ini menyimpulkan bahwa penerapan patient-centered marketing yang tepat dapat meningkatkan kualitas interaksi layanan, memperkuat komunikasi, serta mendukung terciptanya pengalaman pasien yang lebih positif. Dari sudut pandang manajerial, strategi ini berperan sebagai alat untuk memahami harapan pasien, memantau kualitas pelayanan, serta mengevaluasi efektivitas program pemasaran rumah sakit. Selain itu, patient-centered marketing juga menjadi dasar bagi pengambilan keputusan strategis dalam meningkatkan kepuasan dan retensi pasien, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Studi ini menegaskan bahwa rumah sakit yang secara konsisten menerapkan penerapan pemasaran berorientasi pasien cenderung memiliki tingkat kepuasan dan loyalitas yang lebih tinggi serta hubungan jangka panjang yang lebih kuat dengan pasien. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan kapasitas manajemen dan tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip pelayanan yang berpusat pada pasien sebagai strategi keberlanjutan rumah sakit.Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Loyalitas Pasien , Patient-Centered Marketing
Evaluation of Capitation Scheme as a Financing Instrument for Primary Services in the National Health Insurance (NHI): A Review of Health Economics Literature Grace Christine; Ayu Anindhita Sekarsari; Budy Irawan; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
International Journal of Health and Pharmaceutical (IJHP) Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijhp.v5i3.380

Abstract

The study discuss about the capitation scheme is the main financing mechanism for primary healthcare services in the National Health Insurance (NHI), aimed at expanding access, promoting cost efficiency and strengthening promotive and preventive services at First Level Health Facilities (FLHF). This study aims to evaluate performance and effectiveness of capitation schemes as a strategic financing instrument in NHI’s system. Through a narrative- thematic literature review of 20 relevant publications from 2021–2025, this study examines four key aspects: the capitation policy structure, its impact on service quality and coverage, financing efficiency and administrative barriers. The results indicate that while capitation supports financial stability and increases visitation volume, its impact on clinical service quality and promotive-preventive service coverage remains limited. Key barriers include fragmented digital systems (P-Care, SIKDA, e-Kinerja), inadequate managerial capacity and a mismatch between performance indicators and clinical outcomes. This study recommends governance reforms based on output indicators, integration of digital reporting systems, as well as the implementation of a hybrid financing model. Strengthening capitation as a contextual, adaptive and performance-based strategic purchasing instrument is key to sustainable primary service financing within NHI’s framework.  
Regulation of Drug Procurement and Supply Chain Management in Indonesian Hospitals: Implications for Drug Availability and Mitigation of Drug Shortage Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 5 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/yg78vk12

Abstract

Pharmaceutical management in hospitals is a critical component of the healthcare system, directly influencing service quality and operational sustainability. This study examines the relationship between the pharmaceutical regulatory framework established by the Ministry of Health (Kemenkes) and the National Agency of Drug and Food Control (BPOM) and the operational performance of pharmaceutical Supply Chain Management (SCM) in Indonesian hospitals. A Systematic Literature Review (SLR) using a Scoping Review approach was conducted to synthesize quantitative evidence on drug procurement regulations, distribution, and inventory efficiency. Secondary data show that 34.7% of hospitals experience shortages of essential medicines at least once a year, and 80% of pharmaceutical distributors (PBFs) fail to meet the maximum three-day delivery lead time. This highlights a substantial gap between comprehensive regulations, such as Ministry of Health Regulation No. 17 of 2024 on Telepharmacy and BPOM Regulation No. 20 of 2025 on Good Distribution Practice (CDOB), and operational logistics implementation. The main challenge lies not in regulatory design but in weak enforcement of logistical discipline and supplier monitoring. Recommended strategies include performance-based contracts linking lead-time compliance to penalties or incentives and continuous data-driven training for pharmaceutical personnel. Strengthening the synergy between regulatory frameworks and operational discipline is essential to ensure sustainable drug availability and high-quality healthcare services in Indonesia.
Tren Penelitian Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit: Sebuah Literature Review Sherly Firsta Rahmi; Nur Husna Dewi; Neng Kasmiati; Rosi Amalia; Yorismanto Yorismanto; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7566

Abstract

Kepuasan dan loyalitas pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan rumah sakit, terutama di era kompetisi layanan kesehatan yang semakin meningkat. Tren penelitian dalam satu dekade terakhir mennujukkan bahwa kedua aspek ini dipengaruhi oleh berbagai dimensi pelayanan, baik dari sisi kualitas klinis maupun nonklinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian mengenai kepuasan dan loyalitas pasien di rumah sakit berdasarkan temuan ilmiah dalam 10 tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah literature review deskriptif dengan menelaah 20 jurnal nasional dan internasional yang relevan, dipilih berdasarkan kriteria inklusi terkait topik kepuasan, loyalitas, dan mutu layanan rumah sakit. Hasil telaah menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menekankan peran kualitas layanan, komunikasi tenaga kesehatan, kecepatan pelayanan, lingkungan fisik, serta hubungan interpersonal sebagai faktor dominan pembentuk kepuasan pasien. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi adanya kesenjangan penelitian terkait kebutuhan pasien di masa depan, terutama dalam konteks pelayanan berbasis patient-centered care dan pemanfaatan digital health yang adaptif terhadap perubahan ekspektasi masyarakat. Kesimpulannya, penelitian kepuasan dan loyalitas pasien perlu diarahkan pada pendekatan yang lebih komprehensif dan berorientasi pada pengalaman pasien untuk menjawab tantangan dan harapan masyarakat terhadap mutu layanan rumah sakit di masa mendatang. Kata Kunci:  Kecepatan Layanan, Kepuasan Pasien, Komunikasi Tenaga Kesehatan, Kualitas Pelayanan, Loyalitas Pasien