Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Potensi Pesisir Melalui Ekonomi Biru Dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan di Wilayah Pesisir Sabang & Jayapura Kevin Pramudya; Almadina Puspita Dewi; Nanda Luthfi Yani; Alvia Cahya Damar; Hilman Amri; Shahibah Yuliani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1731

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi biru, terutama di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan pengembangan ekonomi biru di wilayah pesisir Sabang, Provinsi Aceh dan Jayapura, Provinsi Papua sebagai upaya mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel akademik, data statistik, serta laporan lembaga pemerintah dari tahun 2021–2024. Hasil studi menunjukkan bahwa ekonomi biru berkontribusi terhadap sektor perikanan, akuakultur, pariwisata bahari, energi laut terbarukan, dan bioteknologi kelautan. Studi kasus di berbagai wilayah pesisir seperti Jayapura dan Sabang yang menunjukkan bahwa implementasi ekonomi biru dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat jika disertai dengan penguatan kelembagaan lokal, digitalisasi sistem kelautan, serta pendekatan berbasis keadilan dan hak-hak masyarakat adat. Namun demikian, implementasi ekonomi biru masih menghadapi tantangan berupa eksploitasi sumber daya, lemahnya kebijakan lintas sektor, keterbatasan teknologi, dan akses yang belum merata bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, masyarakat lokal, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memastikan prinsip keberlanjutan dan inklusivitas ekonomi biru dapat terwujud dalam pembangunan pesisir Indonesia.
Hubungan Intensitas Penggunaan Game Roblox Dengan Perilaku Social Withdrawal Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta Kevin Pramudya; Desy Safitri; Dian Alfia Purwandari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1130

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong mahasiswa sebagai bagian dari generasi Z untuk semakin bergantung pada internet secara intensif, termasuk dalam memainkan game online seperti Roblox. Tingginya intensitas penggunaan Roblox berpotensi menggantikan interaksi sosial secara langsung dan memicu kecenderungan perilaku social withdrawal di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan game Roblox dengan perilaku social withdrawal pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang tergabung dalam komunitas Discord UNJ Roblox. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 92 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 77 mahasiswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mengukur intensitas penggunaan game Roblox berdasarkan dimensi frekuensi dan durasi penggunaan, serta perilaku social withdrawal berdasarkan dimensi frekuensi keluar rumah dan gangguan fungsi kehidupan. Analisis data dilakukan melalui uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan game Roblox pada mayoritas responden berada pada kategori sedang (30%), sedangkan perilaku social withdrawal berada pada kategori tinggi (47%). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi Pearson sebesar 0,535, yang menunjukkan hubungan dengan tingkat keeratan sedang dan arah hubungan positif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan game Roblox, maka semakin tinggi pula kecenderungan perilaku social withdrawal pada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta.