Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Keuangan Rumah Sakit Untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Tri Jenny Minarsih; Nailul Fithri Arrasily; Budi Hartono; Ilma Wizraa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2132

Abstract

Studi literatur ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis strategi pengelolaan keuangan rumah sakit yang paling efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional. Rumah sakit menghadapi tekanan finansial yang meningkat akibat kenaikan biaya operasional, tuntutan layanan yang kompleks, dan perubahan sistem pembayaran seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), diperparah oleh dampak pandemi COVID-19. Metodologi yang digunakan adalah kajian literatur sistematis, dengan pencarian pada basis data akademik utama menggunakan kata kunci relevan. Temuan menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi biaya implementasi teknologi yang tinggi, resistensi karyawan terhadap perubahan, keterbatasan infrastruktur, dan masalah pengelolaan anggaran. Strategi efektif yang teridentifikasi mencakup optimalisasi pendapatan dan pengendalian biaya melalui manajemen siklus pendapatan dan modal kerja, penerapan pendekatan modern seperti Lean Management dan Balanced Scorecard, serta pemanfaatan inovasi digital seperti sistem informasi terintegrasi, kecerdasan buatan (AI), dan big data. Keberhasilan implementasi sangat bergantung pada dukungan manajemen, keterlibatan staf, dan budaya perbaikan berkelanjutan. Studi ini menyoroti peran krusial strategi keuangan adaptif dan integrasi teknologi dalam meningkatkan kinerja rumah sakit secara holistik.
Manajemen Piutang Rumah Sakit: Kajian Literatur Terhadap Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Piutang Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Budi Hartono; Ilma Wizraa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2436

Abstract

Manajemen piutang rumah sakit penting untuk menjaga kesehatan finansial dan mutu layanan. Data Kementerian Kesehatan RI (2022) menunjukkan total piutang rumah sakit mencapai Rp 23,7 triliun, meningkat 11,3% dari tahun sebelumnya, dengan 70% berasal dari penjamin asuransi. Pada 2023, 37% rumah sakit mengalami keterlambatan klaim BPJS lebih dari 30 hari, dan piutang macet rata-rata mencapai 8–12% pendapatan tahunan. Kajian literatur ini menganalisis faktor penyebab tingginya piutang, yang meliputi lemahnya tata kelola internal, ketidakakuratan coding, keterlambatan klaim BPJS, dan rendahnya integrasi SIMRS. Solusi strategis menggunakan Revenue Cycle Management (RCM) Mehta melalui tiga tahap: Front-end (verifikasi & edukasi pasien), Mid-cycle (coding akurat & SIMRS terintegrasi), dan Back-end (monitoring real-time & analisis prediktif). Pendekatan ini terbukti mempercepat siklus piutang, menjaga stabilitas finansial, dan meningkatkan kepuasan pasien.
Peran Analisis Kebutuhan dalam Perencanaan SIM RS Tri Jenny Minarsih; Nailul Fithri Arrasily; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2730

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran analisis kebutuhan dalam perencanaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) melalui kajian literatur terhadap berbagai penelitian terdahulu. SIMRS merupakan komponen integral dari sistem informasi rumah sakit yang menghubungkan berbagai unit layanan kesehatan dan memproses alur bisnis melalui integrasi jaringan dan prosedur administrasi, sehingga informasi dapat diakses secara cepat, tepat, dan akurat. Studi literatur ini menggunakan pendekatan studi kasus tematik dengan menelaah 30 artikel jurnal dan prosiding ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2015–2024, baik nasional maupun internasional, serta dilengkapi data sekunder resmi (Kemenkes RI dan WHO). Analisis dilakukan dengan metode sintesis naratif berdasarkan tema perencanaan infrastruktur, SDM, roadmap strategis, dan tantangan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan merupakan tahap krusial dalam perencanaan SIMRS. Analisis yang baik terbukti mampu memastikan kesesuaian sistem dengan proses bisnis rumah sakit, pemilihan infrastruktur TI yang tepat, serta penyusunan pelatihan SDM berbasis kompetensi. Sebaliknya, rumah sakit yang mengabaikan analisis kebutuhan cenderung menghadapi tantangan seperti ketidaksesuaian modul dengan alur kerja, pekerjaan manual tetap dominan, resistensi pengguna, dan inefisiensi operasional. Enterprise Architecture (EA) dan Zachman Framework banyak digunakan untuk memetakan kondisi eksisting rumah sakit (data, aplikasi, infrastruktur, SDM) serta menyusun roadmap TI secara terstruktur dan berkelanjutan. Literatur juga merekomendasikan penggunaan kerangka Enterprise Architecture (EA) atau Zachman Framework untuk menyusun roadmap SIMRS secara terstruktur dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, studi ini menegaskan bahwa analisis kebutuhan harus menjadi prioritas utama dalam perencanaan SIMRS. Perencanaan yang komprehensif mencakup aspek teknis, SDM, kebijakan, dan anggaran akan meningkatkan keberhasilan implementasi serta mendukung transformasi digital rumah sakit di Indonesia. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, analisis kebutuhan, perencanaan TI, Enterprise Architecture, transformasi digital
Transformasi Digital Dalam Manajemen SDM: Peran HRIS di Era Teknologi Tri Jenny Minarsih; Nailul Fithri Arrasily; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2800

Abstract

Transformasi digital dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan keniscayaan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Human Resource Information System (HRIS) hadir sebagai sistem terintegrasi yang mendukung digitalisasi proses SDM secara strategis, termasuk di sektor rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi tahun 2015–2025 guna mengidentifikasi peran, manfaat, dan tantangan implementasi HRIS. Hasil studi menunjukkan bahwa HRIS meningkatkan efisiensi administratif (penggajian, absensi), akurasi data, keterlibatan pegawai, serta kualitas pengambilan keputusan berbasis data. Di rumah sakit, HRIS membantu memenuhi tuntutan akreditasi dan mempercepat pengelolaan data tenaga kesehatan. Namun, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan SDM, termasuk literasi digital dan sikap terhadap teknologi. Strategi implementasi seperti pendekatan bertahap, pemilihan sistem yang tepat, manajemen perubahan, serta pelatihan berkelanjutan menjadi kunci sukses transformasi. Studi ini menegaskan bahwa HRIS harus diadopsi secara strategis dengan memperhatikan faktor manusia dan keamanan data untuk memaksimalkan produktivitas dan daya saing organisasi.
Analisis dan Relevansi Cost-Benefit Analysis sebagai Dasar Pengambilan Keputusan Investasi Rumah Sakit di Era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Nailul Fithri Arrasily; Tri Jenny Minarsih; Nur Laili Farhiyah; Hashifah Faizah; Budi Hartono; Ilma Wizraa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3055

Abstract

Studi literatur ini menganalisis dinamika manajemen piutang rumah sakit di Indonesia dan relevansi Cost-Benefit Analysis (CBA) sebagai dasar pengambilan keputusan investasi di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Implementasi JKN dengan sistem pembayaran prospective payment INA-CBGs telah mengubah lanskap keuangan rumah sakit, menimbulkan tantangan signifikan dalam pengelolaan piutang dan arus kas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak JKN terhadap manajemen piutang dan mengevaluasi peran CBA serta metode capital budgeting lainnya dalam keputusan investasi rumah sakit. Dengan menggunakan pendekatan studi literatur sistematis terhadap jurnal ilmiah berbahasa Indonesia dan Inggris yang diterbitkan antara tahun 2015-2025, ditemukan bahwa piutang BPJS Kesehatan yang menunggak meningkat, memengaruhi likuiditas dan profitabilitas rumah sakit. Meskipun demikian, banyak proyek investasi rumah sakit menunjukkan kelayakan finansial berdasarkan analisis capital budgeting tradisional. Analisis menunjukkan bahwa CBA perlu diperluas untuk mengukur manfaat sosial di samping manfaat finansial. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan piutang yang proaktif dan investasi dalam teknologi informasi bagi manajemen rumah sakit, serta perlunya penyesuaian kebijakan tarif dan pembayaran klaim oleh pembuat kebijakan untuk memastikan keberlanjutan layanan kesehatan di era JKN.