Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Level Kepuasan Pasien pada Apotek Klinik Ruang Farmasi Terhadap Mutu Pelayanan di Klinik Makassar Akbar; Rusnita; Arnianti; Rahmat Pannyiwi; Rezqiqah Aulia Rahmat; Djunaedi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2472

Abstract

Mutu pelayanan kefarmasian menjadi indikator utama dalam menentukan tingkat kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan pasien pada pelayanan ruang farmasi di salah satu klinik di Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Sampel berjumlah 100 pasien yang menggunakan jasa apotek klinik. Hasil menunjukkan bahwa dimensi keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan bukti fisik (tangible) secara signifikan berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan mutu pelayanan farmasi untuk meningkatkan kepuasan pasien secara menyeluruh.
Standar Kepuasan Dalam Pelayanan Kesehatan Sebagai Salah Satu Harapan Pasien Saat Datang di Puskesmas Terhadap Pelayanan yang Diterimanya Syaiful Bachri; Faradiba Anggraeni; Anshar Rante; Lorensius Lonik; Rusnita; Abdul Rahim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3269

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam mengevaluasi mutu pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar kepuasan pasien terhadap pelayanan di Puskesmas, sebagai salah satu bentuk harapan yang diinginkan pasien saat berobat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi empati dan keandalan menjadi aspek pelayanan yang paling berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus difokuskan pada aspek-aspek tersebut agar pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapan pasien.