Riyan Agus Faisal
Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Sistem Shift Perawat dan Kesalahan Medik di RSUD Rantauprapat Riyan Agus Faisal; Rani Darma Sakti Tanjung; Riszki Fadillah; Nabila Keysa Erianti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2570

Abstract

Kesalahan medik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pelayanan rumah sakit, khususnya yang melibatkan tenaga keperawatan. Shift kerja perawat, terutama pada shift malam, sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kesalahan medik akibat kelelahan, stres kerja, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara sistem shift kerja perawat dengan kejadian kesalahan medik di RSUD Rantauprapat. Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 perawat yang bekerja di instalasi rawat inap dan diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi kejadian kesalahan medik, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total 100 perawat, sebanyak 40% pernah melakukan kesalahan medik. Distribusi kesalahan paling banyak terjadi pada shift malam (66%), diikuti shift pagi (35%) dan shift sore (20%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara shift kerja dan kesalahan medik (p = 0,0004). Faktor-faktor penyebab kesalahan medik pada shift malam antara lain adalah kelelahan, tingginya beban kerja, dan kurangnya pengawasan. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi manajemen shift untuk menurunkan risiko kesalahan medik, seperti rotasi shift yang lebih seimbang, pelatihan manajemen kelelahan, serta peningkatan jumlah staf dan pengawasan pada shift malam.
Dampak Implementasi Sistem Jaminan Kesehatan Nasional Terhadap Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin Riyan Agus Faisal; Rani Darma Sakti Tanjung; Fitriyani Nasution; Ramada Sandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.3399

Abstract

Implementasi Sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat miskin. Program ini bertujuan untuk mengurangi ketimpangan dalam akses terhadap pelayanan kesehatan, mengurangi beban biaya pengobatan, dan memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari status sosial ekonomi, dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Meskipun JKN telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, masih ada sejumlah hambatan yang dihadapi oleh masyarakat miskin dalam memanfaatkan layanan tersebut. Hambatan ini meliputi faktor geografis seperti jarak dan lokasi fasilitas kesehatan, faktor sosial dan ekonomi yang berkaitan dengan pendapatan, pendidikan, serta keterbatasan informasi mengenai prosedur klaim JKN. Selain itu, meskipun biaya pelayanan menjadi lebih terjangkau, kualitas layanan di beberapa fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan JKN masih belum memadai, seperti waktu tunggu yang lama dan kekurangan tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akses masyarakat miskin terhadap layanan kesehatan melalui JKN dan memberikan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun JKN telah memberikan kontribusi positif terhadap akses layanan kesehatan, perbaikan dalam hal distribusi fasilitas, kualitas layanan, dan peningkatan penyuluhan kepada masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas program ini.
Gaya Kepemimpinan Kepala Puskesmas dan Dampaknya terhadap Disiplin Kerja di Puskesmas Kota Rantauprapat Riyan Agus Faisal; Rika Handayani; Junaidi Junaidi; Indri Putri Nikanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.3405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala Puskesmas terhadap disiplin kerja pegawai di Puskesmas Kota Rantauprapat. Disiplin kerja merupakan salah satu indikator utama dalam mengukur kinerja organisasi, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan yang menuntut ketepatan, ketepatan waktu, serta kepatuhan terhadap standar prosedur operasional (SOP). Tiga gaya kepemimpinan yang dianalisis dalam penelitian ini adalah gaya otoriter, demokratis, dan laissez-faire. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 60 responden pegawai di berbagai unit kerja di Puskesmas Rantauprapat. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan demokratis memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap disiplin kerja pegawai (p < 0.05). Sementara itu, gaya otoriter menunjukkan pengaruh yang tidak signifikan, dan gaya laissez-faire memiliki korelasi negatif terhadap disiplin kerja. Interpretasi hasil menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan yang melibatkan pegawai dalam pengambilan keputusan dan memberikan ruang komunikasi dua arah mampu meningkatkan motivasi dan rasa tanggung jawab pegawai, sehingga berdampak positif terhadap kedisiplinan kerja. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya pelatihan kepemimpinan bagi kepala Puskesmas untuk mengembangkan pendekatan yang lebih partisipatif dan memberdayakan, guna meningkatkan efektivitas organisasi dan kualitas pelayanan publik