Sabun Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam mengobati infeksi bakteri. Namun, penggunaan yang tidak tepat dan tidak berdasarkan anjuran medis dapat menyebabkan resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan penggunaan antibiotik yang rasional di Kabupaten Brebes. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan teknik random sampling terhadap 100 responden yang pernah menggunakan antibiotik. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup dan dianalisis secara deskriptif serta uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki pengetahuan yang baik (57%) dan penggunaan antibiotik yang cukup (81%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan penggunaan antibiotik (p = 0,006). Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi berkelanjutan dan pemahaman yang baik tentang antibiotik penting untuk mendorong penggunaan yang lebih rasional serta mengurangi risiko resistensi di masa depan.
Copyrights © 2025