Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Sebagai Obat Hipertensi Di Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran Dian Ratnasari; Wina Safutri; Riza Dwiningrum; Annajim Daskar
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3220

Abstract

Etnomedisin merupakan salah satu pendekatan yang dapat dimanfaatkan untuk menggali penggunaan tumbuhan yang memiliki khasiat obat, sehingga dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan obat baru, etnomedisin bertujuan mengungkap pengetahuan masyarakat mengenai cara-cara menjaga kesehatan dan mencegah berbagai jenis penyakit, termasuk salah satunya adalah hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemanfaatan tumbuhan sebagai obat pada penyakit hipertensi di Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran. Metode penelitian menggunakan metode wawancara dengan tekhnik pengambilan sampel snowball sampling. Sampel penelitian adalah masyarakat Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran dengan jumlah 38 responden. Hasil penelitian didapatkan tumbuhan yang digunakan sebagai obat untuk penyakit hipertensi ada 16 jenis spesies tumbuhan. Bagian tanaman yang digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat yaitu bagian daun 77%, akar 2%, rimpang (11%), batang (4%), buah (5%), dan umbi (2%). Pengolahan tanaman yang digunakan yaitu dengan cara direbus (38%), diblender (6%), dibakar (1%), dan dikunyah (8%). Kata Kunci: Etnomedisin, Tumbuhan Berkhasiat, Obat Hipertensi Ethnomedicine is an approach that can be utilized to explore the use of medicinal plants, serving as an initial step in the development of new drugs. Ethnomedicine aims to uncover local knowledge regarding ways to maintain health and prevent various diseases, including hypertension. The purpose of this study was to describe the use of plants as traditional remedies for hypertension in Negeri Katon Subdistrict of Pesawaran Regency. The research employed an interview method with a snowball sampling technique. The study sample consisted of 38 respondents from the local community. The results showed that 16 plant species were used to treat hypertension. The plant parts utilized by the community included leaves (77%), roots (2%), rhizomes (11%), stems (4%), fruits (5%), and tubers (2%). The methods of preparation included boiling (38%), blending (6%), roasting (1%), and chewing (8%). Keywords: Ethnomedicine, Medicinal Plants, Hypertension Treatment