Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peninjauan Penggunaan Apd & Apk Pada Proyek Pembangunan Akses Tol Bitung Tangerang Siska Dewi; Mujid Oktaviana; Endah Purnamasari; Haris Firdick Zulkarnaen; Rico Aris Sunaryo; Yosua Valentino
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3708

Abstract

Studi ini bertujuan untuk meninjau efektivitas penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Perlindungan Kerja (WPK) dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja di Proyek Konstruksi Jalan Akses Tol Bitung-Tangerang di KM 25 seksi Jalan Tol Jakarta-Merak. Mengingat risiko tinggi yang dihadapi oleh pekerja konstruksi, termasuk bekerja di ketinggian, mengoperasikan mesin berat, dan kondisi lingkungan yang dinamis, penerapan APD dan WPK menjadi fokus utama untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan analisis daftar periksa inspeksi mengenai kelayakan dan penggunaan APD serta WPK berdasarkan Prosedur Operasi Standar (SOP) yang berlaku. Studi ini menemukan bahwa tingkat kelayakan APD yang digunakan oleh pekerja mencapai 82,5%, sedangkan ketersediaan dan kondisi WPK di lokasi mencapai 88,6%. Meskipun mayoritas APD dan WPK memenuhi standar, ketidakpatuhan terlihat khususnya dalam penggunaan pelindung mata dan penutup telinga, yang hanya digunakan oleh 50% pekerja, dan sabuk pengaman yang tidak digunakan oleh sekitar 30% pekerja yang bekerja di ketinggian, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan. Temuan tersebut menyimpulkan bahwa meskipun penerapan penggunaan APD dan WPE cukup memadai, perbaikan diperlukan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pengawasan yang lebih intensif untuk memastikan kepatuhan pekerja. Penerapan prinsip Keselamatan, Kesehatan, Keamanan, dan Keberlanjutan (K4) yang konsisten dalam proyek konstruksi jalan tol sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan proses konstruksi yang lancar dan aman.
Analisis Struktur Beton Bertulang Gedung PT Astari Niagara Internasional Menggunakan Metode Analisis Pushover Sesuai SNI 1726-2019 Endah Purnamasari; Muhammad Nur Ikhsan; Raka Surya Pradana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 8 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i8.7067

Abstract

The increasing demand for earthquake-resistant buildings requires structural performance evaluation methods that are capable of representing nonlinear behavior under seismic loading. This study aims to analyze the reinforced concrete structure of the Astari Niagara International, Ltd building using the Pushover method in ETABS and to evaluate the development of plastic hinges and the structural response under lateral loading based on SNI 1726:2019. The research employed a three-dimensional structural model with gravity, live, and seismic loads, while nonlinear static (pushover) analysis was performed by assigning plastic hinges to beams and columns. The evaluation referred to ATC-40, FEMA 356/FEMA 440, and Pranata (2006), including the interpretation of capacity curves, displacement response, and plastic hinge distribution. The modal analysis produced 12 vibration modes with a fundamental period of 0.577969 s and an elastic spectral displacement of 54.77 mm. The recorded capacity curves indicated maximum base shears of 16,737.67 kN in the X direction and 16,486.71 kN in the Y direction, while the Y direction exhibited greater displacement, indicating lower lateral stiffness. Plastic hinge development was dominated by the A–B and B–C performance ranges, with only a few hinges progressing to higher damage states. However, the nonlinear analysis did not reach convergence because the Dead Nonlinear case produced 34 null steps and two negative stiffness eigenvalues, resulting in unstable initial conditions for the PUSH X and PUSH Y analyses. Consequently, the capacity curves and plastic hinge distributions are descriptive only and cannot yet be used to determine the performance point, target displacement, ductility, or seismic performance level. Structural model improvement and successful convergence are required before a definitive seismic performance evaluation can be established.