Sucita Tripertiwi
Institut Teknologi Kesehatan dan Sains Wiyata Husada Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres Akademik Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi Tingkat 3 Di ITKES Wiyata Husada Samarinda Elenanda Parandika; Gita Masyita; Ida Hayati; Sucita Tripertiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3860

Abstract

Stres akademik merupakan respons fisiologis dan psikologis yang muncul akibat tuntutan akademik yang dirasakan melebihi kemampuan individu untuk mengatasinya. Stres yang berkepanjangan dapat memengaruhi fungsi sistem reproduksi melalui gangguan hormonal, sehingga berpotensi menyebabkan ketidakteraturan siklus menstruasi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi pada mahasiswi tingkat 3 di ITKES Wiyata Husada Samarinda. Metode: Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik Proportional Random Sampling yang melibatkan 140 responden. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner tingkat stres akademik dan kuesioner siklus menstruasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan derajat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden megalami stress berat yaitu 79 responden (61,7%), stress ringan 49 responden (38,3%), sedangkan siklus menstruasi sebagian besar tidak teratur yaitu 100 responden (78,1%), dan teratur 28 responden (21,9%). Analisis bivariat dengan uji Chi-Square di peroleh ρ = 0,752 (>0,05) yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres akademik dengan siklus menstruasi. Simpulan: tingkat stres akademik tidak berhubungan dengan keteraturan siklus menstruasi pada mahasiswi Saran: Penelitian ini menekankan pentingnya manajemen stres akademik melalui strategi koping yang efektif untuk menjaga kesehatan mental dan reproduksi mahasiswi.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN BUAH KURMA SUKARI DAN BUAH NAGA MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMK X SAMARINDA Mariana Mariana; Sucita Tripertiwi; Khoirul Anam; Dwi Hartati
Menara Medika Vol 9, No 1 (2026): VOL 9 No 1 SEPTEMBER 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v9i1.8371

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih sering terjadi dan menyebabkan kelelahan, lemas, pusing, pucat, serta menurunnya konsentrasi belajar. Rendahnya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah memerlukan alternatif intervensi seperti buah kurma sukari dan buah naga merah. Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian buah kurma sukari dan buah naga merah terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMKN 16 Samarinda. Metode: Quasi eksperimen dengan two group pretest-posttest design. Sampel 40 responden kelas X anemia dibagi dua kelompok intervensi (masing-masing 20) menggunakan total sampling. Kadar hemoglobin diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Rata-rata hemoglobin sebelum pemberian kurma sukari 10,220 g/dl meningkat menjadi 13,005 g/dl (p=0,000). Pada kelompok buah naga merah meningkat dari 9,990 g/dl menjadi 12,760 g/dl (p=0,000). Uji efektivitas menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua intervensi (p=0,971). Kesimpulan: Kedua buah sama-sama efektif meningkatkan kadar hemoglobin. Saran: Remaja putri disarankan rutin mengonsumsi makanan bergizi untuk mencegah anemia.