Latar Belakang : Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan di Indonesia dengan jumlah kasus baru melebihi 66.000 setiap tahun Upaya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai kanker payudara dan SADARI membutuhkan strategi edukasi kesehatan yang inovatif. Media audiovisual, seperti video, animasi, dan audio, berpotensi meningkatkan motivasi belajar. Selain itu, snowball throwing dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran berbasis aktivitas yang menekankan keterlibatan peserta didik secara langsung melalui interaksi, diskusi, dan pertukaran pertanyaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan media audiovisual dan kombinasi audiovisual dan snowball throwing terhadap skor pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan Quasi-experimental study with a two-group pretest-posttest design. Populasi adalah siswi kelas XI yaitu 77 orang dan Sampel sebanyak 36 siswi, teknik Stratified Random Sampling dan analisa data yang digunakan ialah menggunakan uji Wilcoxon dan Independent Sample T-Test. Hasil: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara media audiovisual dan kombinasi media audiovisual dan snowball throwing terhadap skor pengetahuan tentang SADARI pada remaja putri (p-value = 0,099). Selain itu, tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok audiovisual (p-value=0,413), dan terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok kombinasi (p-value=0,025). Diskusi: Sekolah menengah pertama di Samarinda diharapkan memberikan edukasi mengenai pendidikan kesehatan reproduksi sejak dini dengan menggunakan metode pendidikan kesehatan yang efektif dan menarik guna meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan resproduksi khususnya SADARI.