Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Siswi Kelas V Dan VI Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Negeri 161 Pinrang Akbar Akbar; Ilham Ilham; Hasriana Hasriana; Nur Qadriyana Tahir; Nurjannah Damis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3913

Abstract

Menarche adalah menstruasi yang pertama kali terjadi secara tiba-tiba tampa ada peringatan sebelumnya, Menarche merupakan salah satu tanda bahwa wanita telah memasuki masa remaja sebagai proses yang normal, namun terkadang anak yang belum siap menghadapi menarche akan timbul keinginan untuk menolak proses fisiologis tersebut. Kesiapan dalam menghadapi menarche dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pengetahuan dan kecemasan. Metodologi dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rencangan penelitian cross sectional study dengan menggunakan pengamatan dan menyebarkan lembar kuesioner. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Sampel pada penelitian ini adalah sisiwi kelas V dan VI yang belum menarche di Unit Pelaksana Teknis Ssekolah Dasar Negeri 161 pinrang sebanyak 80 responden. Teknik analisis menggunakan Uji Chis-quare. Hasil analisis univariat dan bivariat tingkat pengetahuan kurang sebanyak 49 responden (61.3%) dan tingkat kecemasan sebanyak 40 responden (50%). Hasil uji chi-square ada hubungan tingkat pengetahuan <0,003 (<α= 0,05) dan tingkat kecemasan <0,002 (α<= 0,05). Siswi dengan kesiapan menghadapi menarche di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Negeri 161 pinrang. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kesiapan sisiwi kelas V dan VI dengan kesiapan menghadapi menarche di Unit Pelaksana Teknis Sekolah Dasar Negeri 161 pinrang
Edukasi Cerdas Memilih Makanan Sehat Gula Terbatas pada Siswa Sekolah Dasar Hasliana Haslan; Rahmawati Rahmawati; Hasriana Hasriana
Jurnal Bersama Pengabdian Kepada Masyarakat (SAMAMAS) Vol. 2 No. 2 (2026): Juni 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/samamas.v2i2.1015

Abstract

People of all ages, from children to adults, enjoy sweet foods. However, Indonesia is witnessing a concerning trend regarding the consumption of added sugars. Excessive sugar intake at an early age can have long-term health consequences, including risks of obesity, diabetes, and tooth decay. Elementary school-aged children are particularly vulnerable to exposure to high-sugar foods and beverages, especially through school snacks. This community service initiative aimed to educate students on the importance of limiting sugar intake and to guide them in making healthy daily food choices. The activity took place on December 19, 2025, at SDN Inpres 5/81 Passippo in Passippo Village, Palakka District, Bone Regency, with 38 students participating. The program utilized interactive education, a simulation on selecting healthy snacks, and an evaluation component. The results indicated that most students gained a better understanding of low-sugar, healthy foods and began limiting their sugar intake by avoiding products with excessive sugar. Nevertheless, some students continued to consume high-sugar foods and beverages, highlighting the need for a sustained approach that involves both teachers and parents.