Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Miskin Kota Terhadap Program Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi Di Jalan Garu 1 Kelurahan Sitirejo Ii Kecamatan Medan Amplas Kota Medan Valtino Gabriel Gultom; Parlaungan Gabriel Siahaan; Novry Purba; Risa Rozzaqi Rambe; Kesya Oktariana Br Surbakti; Dwi Heri Efrilia; Ratu Chintia Zahara Sihaloho; Aldiwongki Bartolomeus Turnip
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4066

Abstract

Penelitian ini berjudul Persepsi Masyarakat Miskin Kota terhadap Program Bantuan Sosial Pemerintah Provinsi di Jalan Garu 1 Kelurahan Sitirejo II Kecamatan Medan Amplas Kota Medan. Latar belakang penelitian didasarkan pada kenyataan bahwa kemiskinan perkotaan masih menjadi masalah serius meskipun pemerintah telah menyalurkan berbagai program bantuan sosial. Program ini diharapkan mampu meringankan beban hidup masyarakat miskin, namun persepsi penerima terhadap bentuk, mekanisme, serta manfaat bantuan masih beragam. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk menggambarkan pandangan masyarakat miskin sebagai indikator keberhasilan kebijakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 20 kepala keluarga penerima bantuan sosial di Jalan Garu 1, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas. Manfaat penelitian ini adalah memberikan masukan bagi pemerintah provinsi untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan ketepatan sasaran program bantuan sosial. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi akademis dalam pengembangan ilmu kebijakan publik dan kesejahteraan sosial, serta menjadi referensi untuk penelitian selanjutnya mengenai persepsi masyarakat miskin kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat menilai distribusi bantuan sosial belum adil dan transparan, karena masih terdapat keluarga miskin yang tidak terdata, sementara penerima lain justru berasal dari kalangan yang relatif mampu. Bantuan memang membantu meringankan beban ekonomi rumah tangga, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pokok, namun jumlahnya belum mencukupi untuk kebutuhan bulanan. Selain itu, muncul dampak psikologis berupa rasa malu dan rendah diri ketika mengambil bantuan. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan perlunya perbaikan dalam sistem pendataan, transparansi, serta peningkatan jumlah bantuan agar program lebih efektif, adil, dan berkelanjutan
Penerapan Statistical Quality Control Menggunakan U-Chart, Demerit Chart, dan EWMA pada Proses Produksi Manufaktur Hilda Umayyah Anak Ampun; Unedo Nainggolan; Valtino Gabriel Gultom
Codeverse: Journal of Emerging Digital Realities Vol. 1 No. 2 (2025): CODEVERSE: Journal of Emerging Digital Realities
Publisher : Codeverse: Journal of Emerging Digital Realities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quality control is a crucial aspect in the manufacturing industry to ensure product consistency and minimize defects that may affect production efficiency and customer satisfaction. This study aims to analyze quality control in a manufacturing process using the Statistical Quality Control (SQC) approach. The methods applied include the U-Chart to monitor defects per unit, the Demerit Chart to evaluate defect severity, and the Exponentially Weighted Moving Average (EWMA) to detect small process shifts. The data used are secondary data consisting of production quantity, number of defects, and types of defects over 28 observation periods. The results show that the U-Chart and Demerit Chart indicate the process is statistically in control, although some points approach control limits. In contrast, the EWMA method identifies points outside the control limits, suggesting the process is not fully stable. Therefore, continuous monitoring is required to improve quality and maintain process stability.