Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kepuasan Konsumen terhadap Penggunaan DANA untuk Transaksi Digital di Kalangan Mahasiswa Zulfa Al Dina; Cantika Meta Sari Kinanti; Desy Listiyaningrum; Dinda Shabrina Aini; Shalina Niswa Ayyanus Saqi; Joko Tri Nugraha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi di era digital telah membawa perubahan dalam sistem pembayaran masyarakat dari tunai menjadi non tunai, termasuk melalui penggunaan dompet digital (e-wallet) seperti DANA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan mahasiswa terhadap penggunaan aplikasi DANA sebagai alat transaksi digital di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner berskala likert 5 poin sebagai instrumen utama kepada 86 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa merasa puas menggunakan aplikasi DANA karena kemudahan, kenyamanan hingga kecepatan transaksi yang ditawarkan. Sebagian besar responden menganggap DANA sebagai pilihan e-wallet terbaik dan sesuai dengan kebutuhan mereka sebagai mahasiswa. Faktor-faktor yang paling mempengaruhi kepuasan pengguna meliputi kemudahan akses, keandalan sistem, serta pengalaman pengguna yang menyenangkan. Meskipun demikian, sebagian kecil responden mengeluhkan fitur tertentu yang tidak berfungsi secara optimal serta masih terdapat keraguan terhadap keamanan aplikasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pengembang aplikasi DANA untuk meningkatkan kualitas layanan, terutama dalam aspek keandalan sistem dan responsivitas fitur. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan responden dengan latar belakang lebih beragam dan menggunakan metode yang berbeda untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pengguna e-wallet.
Analisis Kinerja Dan Budaya Organisasi SPPG Dalam Implementasi Program Makan Bergizi Gratis Jihan Fasabilla; Tiara Novita Sari; Shalina Niswa Ayyanus Saqi; Afifah Ulfatul Fauziyah; Dinda Shabrina Aini
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9591

Abstract

kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kinerja organisasi dan budaya organisasi yang berkembang dalam lembaga pelaksana, yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kinerja organisasi yang efektif serta budaya organisasi yang mendukung diyakini berperan penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan budaya organisasi SPPG dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis sangat dipengaruhi oleh efektivitas kinerja organisasi yang mencakup aspek efisiensi, produktivitas, kualitas pelayanan, koordinasi, dan pencapaian tujuan organisasi. Selain itu, budaya organisasi yang ditandai oleh komitmen kerja, kedisiplinan, kerja sama, komunikasi yang efektif, serta orientasi pelayanan publik berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Sebaliknya, lemahnya koordinasi, keterbatasan sumber daya, dan budaya kerja yang kurang adaptif berpotensi menjadi hambatan dalam mencapai tujuan program. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara kinerja organisasi dan budaya organisasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara efektif dan berkelanjutan.
TUMPANG TINDIH WEWENANG DALAM STRUKTUR HOLDING-SUBHOLDINGPT PERTAMINA (PERSERO) Susilowati Susilowati; Latifa Irma Agustin; Elsa Ayu Cahyaningrum; Muh Jefri Tri Laksono Putro; Dinda Shabrina Aini
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 3 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tumpang tindih wewenang dalam struktur holding–subholding PT Pertamina (Persero), faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap efektivitas organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur yang diperkaya melalui analisis kasus berdasarkan jurnal ilmiah, buku, dokumen resmi PT Pertamina (Persero), dan publikasi dari institusi kredibel. Analisis data dilakukan menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpang tindih wewenang terjadi pada pengambilan keputusan investasi, fungsi pengawasan dan pengendalian, penyusunan strategi bisnis, serta pengelolaan proyek terintegrasi yang melibatkan beberapa subholding. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kompleksitas struktur organisasi, proses restrukturisasi, belum optimalnya pemisahan kewenangan strategis dan operasional, koordinasi yang belum efektif, serta perbedaan kepentingan bisnis antar subholding. Dampaknya terlihat pada menurunnya efisiensi pengambilan keputusan, munculnya duplikasi fungsi pengawasan, ketidakjelasan akuntabilitas, serta berkurangnya efektivitas penerapan prinsip Good Corporate Governance. Berdasarkan analisis teori struktur organisasi, teori wewenang, teori sistem terbuka, dan teori koordinasi organisasi, penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi struktur holding–subholding tidak hanya bergantung pada perubahan struktur organisasi, tetapi juga pada kejelasan pembagian wewenang, penguatan koordinasi, dan penerapan tata kelola perusahaan yang efektif.