Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru Mengembangkan Literasi Membaca Siswa Kelas Rendah melalui Kegiatan Literasi Pagi Terstruktur Vina Febiani Musyadad Vina; Supandi; Agus Jaenal; Susilawati; Siti Nur Fikriyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6396

Abstract

Perubahan pola belajar pada siswa sekolah dasar menempatkan kegiatan membaca sebagai fondasi utama dalam membangun kemampuan berpikir, membentuk kebiasaan belajar, dan menumbuhkan kemandirian literasi sejak tahap awal pendidikan. Pada praktik keseharian di kelas rendah, proses membaca tidak hanya hadir sebagai aktivitas rutin, tetapi berkembang sebagai ruang interaksi antara guru, siswa, dan lingkungan belajar melalui kegiatan literasi pagi yang disusun secara terstruktur. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan secara mendalam mekanisme implementasi, peran pihak-pihak terkait, serta bentuk konsistensi dan variasi praktik yang muncul selama proses pelaksanaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola-pola makna yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berlangsung secara terstruktur, melibatkan koordinasi antarelemen pelaksana, dan didukung komitmen aktor kunci, meskipun dalam praktiknya tetap dipengaruhi oleh kondisi sumber daya, budaya kelembagaan, dan dinamika lingkungan kerja. Selain itu, ditemukan bahwa keberhasilan implementasi sangat dipengaruhi oleh komunikasi, adaptasi strategi, serta keterpaduan antara kebijakan dan praktik operasional sehari-hari. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen implementasi, peningkatan kapasitas pelaksana, serta pengembangan kebijakan berbasis temuan empiris agar program serupa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa pada Pembelajaran Tematik Dasar Diah Widiawati Diah; Susilawati; Rahman Tanjung; Agus Jaenal; Haris Sandi Yudha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6446

Abstract

Proses pembelajaran pada jenjang dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan kemampuan sosial dan komunikasi interpersonal siswa sebagai bekal berinteraksi dalam lingkungan akademik maupun sosial yang lebih luas. Dalam konteks tersebut, pembelajaran kooperatif hadir sebagai pendekatan yang menempatkan kerja sama, interaksi dialogis, dan partisipasi aktif sebagai inti proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar di MIN 2 Karawang, serta menelaah dinamika proses yang terjadi di dalam aktivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif diterapkan dalam bentuk kerja kelompok terstruktur, diskusi berbasis tugas, serta peran guru sebagai fasilitator komunikasi yang mendorong interaksi setara antar siswa. Implementasi tersebut berdampak pada peningkatan keberanian siswa mengemukakan pendapat, kemampuan mendengarkan lawan bicara, dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas bersama. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki potensi strategis sebagai pendekatan pedagogik yang relevan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar, serta dapat dijadikan rujukan dalam perancangan praktik pembelajaran di lingkungan madrasah maupun sekolah dasar.