Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Implikasi Asumsi Konsep Diri Dalam Pembelajaran Orang Dewasa Rini Novianti Yusuf; Vina Febiani Musyadad; Yogha Zulvian Iskandar; Diah Widiawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i4.513

Abstract

Pendidikan orang dewasa atau istilah andragogy yaitu seni dan ilmu untuk membantu orang dewasa belajar. Belajar bagi orang dewasa dapat menjadi sebuah kebutuhan, ketika orang dewasa tersebut memiliki kesadaran akan kebutuhannya, artinya orang dewasa tersebut telah memiliki konsep diri yang matang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan implikasi asumsi konsep diri menurut Knowless dalam pembelajaran orang dewasa. Jenis penelitian yang digunakan peneliti yaitu library research atau penelitian kepustakaan. Pengambilan data pada penelitian ini yaitu dari beberapa sumber diantaranya; Buku-buku dan referensi seperti pendapat ahli dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukan; 1) kematangan konsep diri dapat terlihat dari perkembangan terbentuknya konsep diri orang dewasa yang dipengaruhi oleh self awareness (kesadaran diri), interaksi, self esteem (harga diri), peranan individu, dan pengalaman. 2) Setelah  melewati fase pembentukan konsep diri,  orang dewasa termasuk pada jenis konsep diri positif. 3) Kondisi ketika orang dewasa belajar, tentunya ada keterlibatannya dengan kematangan konsep diri, sesuai yang diungkapkan oleh Knowless mengenai asumsi belajar orang dewasa salah satunya yaitu konsep diri. Oleh karena itu,  terdapat implikasi dari asumsi konsep diri dalam pembelajaran orang dewasa, yang ditandai dengan jenis konsep diri yang positif dan perkembangan pembentukan konsep diri
Konsep Pendidikan Agama Islam Perspektif Pemikiran Syekh Ahmad Surkati Asep Supriatna; Vina Febiani Musyadad; Alfian Syach; Diah Widiawati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.535 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i6.1534

Abstract

Pendidikan Islam memiliki tugas penting untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar umat Islam dapat berperan aktif dan tetap bertahan serta bersaing di era globalisasi. Syekh Ahmad Surkati merupakan tokoh yang besar dalam pembaharuan pemikiran Islam di Indonesia terutama dalam bidang pendidikan, namun namanya masih jarang disebut dalam wacana sejarah pergulatan pemikiran Islam di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep pendidikan Islam yang digagas oleh Syekh Ahmad Surkati secara mendalam, karena pemikiran beliau banyak mempengaruhi dunia Pendidikan Islam di Indonesia. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Syekh Ahmad Surkati merupakan tokoh pembaharu dunia pendidikan Islam, ini terbukti dengan adanya penjenjangan dalam intuisi pendidikan yang dilakukan oleh Syekh Ahmad Surkati, yang sebelumnya belum pernah ada di Indonesia. Syekh Ahmad Surkati juga merupakan pelopor terbentuknya sistem kelembagaan dalam dunia pendidikan. Ini sebuah kemajuan dalam dunia pendidikan. Besar kiranya kontribusi Syekh Ahmad Surkati dalam membina dan memajukan serta membenahi sistem pendidikan yang berkembang di Indonesia
Implementasi Kurikulum dan Genre-Based Approach terhadap Pendidikan Karakter Rudiyana, Rudiyana; Widiawati, Diah; Laras, Irena; Saepudin, Saepudin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.298 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v5i3.521

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang kajian terhadap implementasi kurikulum dan genre-based approach terhadap pendidikan karakter. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode atau pendekatan kepustakaan (library research), bahwa studi pustaka atau kepustakaan dapat diartikan sebagai serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan alokasi jam pelajaran untuk bahasa Inggris tidaklah selaras dengan jumlah kompetensi dasar yang harus peserta didik kuasai, sehingga berpengaruh pada tingkat kecakapan akademis dan tingkat kecakapan karakter individu. Hal ini berdasarkan sensus statistik dari kemendikbud dan survey yang dilakukan. Jawaban dari permasalahan pertama dan kedua adalah dengan cara mengembalikan alokasi jam mengajar sebanyak 4 JP/minggu. Dengan hal ini dapat mewujudkan tahapan dalam proses mentransfer ilmu bahasa Inggris diperlukan alokasi waktu yang sama seperti halnya mata pelajaran wajib lainnya yang di ujikan secara nasional. Dengan menghilangkan beberapa tahapan dalam mengajar, maka dapat dipastikan terjadinya ketidaksinergisan antara proses akademis dan proses pendidikan karakter. Singkatnya, bagaimana bisa pendidikan karakter ditanamkan apabila guru berkecenderungan mengefektifkan proses mengajarnya dengan cara menghilangkan satu atau beberapa tahapan dari proses kegiatan belajar mengajar karena alokasi waktu yang diberikan hanya 2 JP/minggu.
Eksplorasi Penggunaan Permainan Edukatif Islami Dalam Memahami Konsep Matematika Dasar Mia Audina Musyadad; Agus Jaenal; Irena Laras; Diah Widiawati; Saepudin Saepudin
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7564

Abstract

Education based on religious values ​​is very important in forming students' character. In this context, the use of Islamic educational games as a basic mathematics learning method in elementary schools has great potential to increase students' understanding, while instilling Islamic values. The aim of this research is to explore the impact of using Islamic educational games in helping students understand basic mathematical concepts at SDIT Kasih Ibu. This research uses a quantitative approach with a pretest-posttest experimental design. Data was collected through pretest and posttest to measure students' mathematical understanding, observations during learning, as well as interviews with teachers and students. The research subjects were 30 fourth grade students who took part in mathematics learning using Islamic educational games. The research results showed a significant increase in understanding basic mathematics after using Islamic educational games. The students' average score on the posttest increased 20 points compared to the pretest. Additionally, students demonstrated higher engagement and increased motivation during learning. This game also supports student character development by integrating Islamic values ​​such as honesty and discipline. Implications: This research suggests that Islamic educational games should be integrated more widely in basic mathematics learning as an effective alternative for improving students' academic understanding and character building in religious-based elementary schools.
Management of the Development Character Program for Students in Supporting the Independence of Islamic Boarding Schools Asep Supriatna; Imam Abdullah; Fadli Rais; Mowafg Abrahem Masuwd; Diah Widiawati; Agus, Agus; Neneng Nurhasanah
Bulletin of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v5i2.1849

Abstract

The development of students' character is an important aspect in Islamic boarding school education which aims to form independent, disciplined, and noble individuals. Manbaul Ulum Islamic Boarding School applies various strategies in building students' character through habituation programs, role models, and extracurricular activities. This study aims to analyze the management of the student character development program at Manbaul Ulum Islamic Boarding School, including strategies, challenges, and their impact on students' independence. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the boarding school caretaker, ustadz, and students, direct observation, and documentation. Data analysis was carried out using data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the management of the character development program at Manbaul Ulum Islamic Boarding School is carried out systematically through careful planning. The role model method and mentoring system are the main strategies in forming students' character. However, there are obstacles such as limited resources, differences in students' backgrounds, and a less than optimal evaluation system. The implications of this study indicate that the success of the character development program for students depends on the synergy between Islamic boarding school managers, educators, and the social environment of this Islamic boarding school. The contribution of this research is to provide an empirical description and theoretical basis for designing an integrative and adaptive Islamic boarding school character development program to the challenges of the times.
PENGARUH PEMBIASAAN SHALAT BERJAMAAH TERHADAP KEAKTIFAN SISWA BELAJAR DI SDIT AMSAR KOTA BARU KARAWANG Hilman Fakhrulian Zahab, Muhammad; Widiawati, Diah; Febiani Musyadad, Vina
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i11.3699

Abstract

This study addresses the problem of investigating the extent to which congregational prayer impacts students’ learning activities. Although at SDIT Amsar the mplementation of congregational prayer has been systematically organized, students’ learning activeness has not yet demonstrated positive outcomes.This study aims to determine the effect of habitual congregational prayer on student learning activeness at SDIT AMSAR Kota Baru Karawang. The research method used was quantitative with a correlational approach. The research sample consisted of 50 students from grades IV, V, and VI selected through purposive sampling. The instrument used was a closed questionnaire with a Likert scale. The results showed a significant positive effect between habitual congregational prayer and student learning activeness. The correlation coefficient obtained was 0.722 with a significance level of 0.000 (<0.05), indicating a strong relationship between the two variables. The conclusion of this study is that consistent congregational prayer habits at school can improve students' learning activeness, both physically and mentally. It is recommended that schools continue to optimize this habit as an integral part of character education.
The Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar: Strategi Guru Mengembangkan Pemahaman Konsep Pecahan melalui Media Konkret dalam Pembelajaran Matematika Dasar Mia Audina Musyadad Mia; Agus Jaenal; Rahman Tanjung; Vina Febiani Musyadad; Diah Widiawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6397

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat dasar menuntut pendekatan yang mampu menghubungkan konsep abstrak dengan pengalaman konkret siswa, terutama pada materi pecahan yang kerap menjadi sumber kesulitan konseptual dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan pemahaman konsep pecahan melalui penggunaan media konkret serta menelaah bentuk implementasi dan dampaknya terhadap konstruksi pemahaman siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi lapangan, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan analisis dokumen pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Kecamatan Majalaya Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan serangkaian strategi berbasis aktivitas manipulatif, representasi bertahap, dan pengaitan dengan situasi kontekstual sehingga siswa mampu memaknai pecahan sebagai bagian dari keseluruhan sebelum beralih pada simbol dan operasi matematis. Penggunaan media konkret seperti potongan kertas, benda kelas, serta alat peraga buatan guru terbukti membantu proses visualisasi konsep, meningkatkan keterlibatan belajar, dan memfasilitasi transisi pemahaman dari pengalaman nyata menuju representasi abstrak. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa pembelajaran pecahan yang dirancang secara sistematis melalui pengalaman langsung mampu memperkuat proses internalisasi konsep pada siswa sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kompetensi pedagogik guru dalam merancang dan memanfaatkan media konkret sebagai strategi pembelajaran konseptual, serta perlunya dukungan kelembagaan agar praktik serupa dapat diadopsi secara lebih luas dalam pembelajaran matematika dasar.
Implementasi Pembelajaran Kooperatif dalam Mengembangkan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Siswa pada Pembelajaran Tematik Dasar Diah Widiawati Diah; Susilawati; Rahman Tanjung; Agus Jaenal; Haris Sandi Yudha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6446

Abstract

Proses pembelajaran pada jenjang dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan kemampuan sosial dan komunikasi interpersonal siswa sebagai bekal berinteraksi dalam lingkungan akademik maupun sosial yang lebih luas. Dalam konteks tersebut, pembelajaran kooperatif hadir sebagai pendekatan yang menempatkan kerja sama, interaksi dialogis, dan partisipasi aktif sebagai inti proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kooperatif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar di MIN 2 Karawang, serta menelaah dinamika proses yang terjadi di dalam aktivitas kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang dianalisis secara sistematis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif diterapkan dalam bentuk kerja kelompok terstruktur, diskusi berbasis tugas, serta peran guru sebagai fasilitator komunikasi yang mendorong interaksi setara antar siswa. Implementasi tersebut berdampak pada peningkatan keberanian siswa mengemukakan pendapat, kemampuan mendengarkan lawan bicara, dan keterbukaan dalam menyelesaikan tugas bersama. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran kooperatif memiliki potensi strategis sebagai pendekatan pedagogik yang relevan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi interpersonal siswa pada pembelajaran tematik dasar, serta dapat dijadikan rujukan dalam perancangan praktik pembelajaran di lingkungan madrasah maupun sekolah dasar.
TANTANGAN UMKM DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR GLOBAL Widiawati, Diah; Jamilah Nurfadilah, Mila; Amalia, Syifa; Irmayanti, Ira; Suryani, Suryani
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 3 (2025): Artikel Pengabdian bulan Oktober-Desember 2025
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i3.2580

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat desa menjadi strategi penting dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi desa secara efektif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan penyuluhan, masyarakat diberikan pengetahuan dan keterampilan yang relevan, sementara pemberdayaan bertujuan memperkuat partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sumber daya desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji upaya penyuluhan dan pemberdayaan terkait potensi desa. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa penyuluhan dan pemberdayaan yang dilakukan secara terintegrasi mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan potensi desa, meningkatkan pendapatan lokal, dan memperkuat kemandirian desa. Peningkatan partisipasi masyarakat dan penguatan kelembagaan desa menjadi faktor kunci keberhasilan program ini. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pemerintah dan lembaga terkait terus mendukung program penyuluhan dan pemberdayaan berbasis potensi desa guna mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat desa secara nyata.
PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KARAKTER SEBAGAI STRATEGI PENCEGAHAN PERILAKU MENYIMPANG Susilawati; Diah Widiawati; Wiwin Winarti; Warsali; Dedeh Kurniasih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11774

Abstract

This study addresses the increasing prevalence of deviant behaviors among students in the digital era, such as cyberbullying, exposure to inappropriate online content, and weakened self-control, which pose serious challenges to moral and character development in educational settings. The purpose of this research is to examine the role of character-based Islamic education as a preventive strategy against deviant behavior and to analyze the strategies implemented by Islamic Education (PAI) teachers in fostering students’ moral, spiritual, and social awareness. This study employed a qualitative approach using a descriptive method to obtain an in-depth and holistic understanding of the phenomenon. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving PAI teachers and students in madrasah settings, and were analyzed thematically to identify key patterns and meanings. The findings indicate that character-based Islamic education plays a significant role in preventing deviant behavior by strengthening internal moral awareness, self-control, and ethical decision-making rooted in faith (iman) and piety (taqwa). Effective strategies include teacher role modeling (uswah hasanah), habituation of positive religious practices, integration of moral values into daily learning activities, and collaboration between schools, families, and communities. These strategies contribute to the development of positive social behavior, responsibility, discipline, and resilience against negative digital influences. The study concludes that character-based Islamic education offers a holistic and contextual preventive approach, emphasizing internal moral formation rather than external control, and is highly relevant for addressing contemporary behavioral challenges faced by students in the digital age.