Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Pembelajaran Sosial Emosional (SEL) dan Kecerdasan Emosional (EQ) untuk Memperkuat Karakter Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review (SLR) Af Idatul Amalia; Galuh Mentari Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6790

Abstract

Integrasi Social and Emotional Learning (SEL) dan kecerdasan emosional (EQ) semakin dipandang sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat karakter siswa sekolah dasar, khususnya di tengah tantangan era digital yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran integrasi SEL dan EQ dalam penguatan karakter siswa sekolah dasar, dengan menelaah dampak, tantangan, serta peluang implementasinya dalam praktik pendidikan. Studi ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada protokol PRISMA dengan menganalisis 43 artikel terpilih yang diterbitkan pada periode 2019–2024 dari berbagai basis data ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan melalui sintesis konten dan pemetaan tematik terhadap temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi SEL dan kecerdasan emosional secara konsisten mampu meningkatkan kompetensi emosional, sosial, dan moral siswa, memperkuat hubungan interpersonal, serta berkontribusi pada pembentukan budaya sekolah yang inklusif dan kondusif. Selain itu, pendekatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar dan prestasi akademik siswa. Tantangan utama dalam implementasinya meliputi keterbatasan pelatihan guru, ketersediaan sumber daya pendukung, serta keberagaman latar sosial budaya sekolah. Namun demikian, pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas menjadi peluang strategis untuk mengoptimalkan penguatan karakter siswa secara berkelanjutan. Studi ini memberikan kontribusi konseptual sebagai dasar pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan karakter di sekolah dasar.
Analisis Keterampilan Interpersonal Guru IPAS dalam Menumbuhkan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Fadhil Nur Hidayat; Syahrul Aziz; Cici Oktaviani; Galuh Mentari Putri
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : PT. Nawa Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67864/jip.v2i2.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan interpersonal guru IPAS dalam menanamkan nilai kritis pada siswa kelas V di SD Islami Qur'ani, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik pembelajaran dikelas secara natural. Subjek penelitian meliputi guru kelas V sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif melalui kondensasi data, penyajian, dan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan interpersonal guru, yang meliputi komunikasi dialogis, empati, dan kemampuan membangun suasana belajar yang mendukung, berpartisipasi dalam mendorong keterlibatan siswa dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Proses penanaman nilai kritis dilakukan melalui strategi pembelajaran yang interaktif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, diskusi, dan pemberian umpan balik reflektif. Selain itu, nilai kritis yang dikembangkan tidak hanya bersifat rasional, tetapi juga terintegrasi dengan nilai moral dan etika dalam konteks pendidikan berbasis keislaman. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan kompetensi interpersonal guru sebagai bagian dari praktik pedagogis serta perlunya penelitian lanjutan pada konteks yang lebih beragam untuk memperkaya pemahaman mengenai pengembangan pemikiran kritis siswa sekolah dasar.