Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterampilan interpersonal guru IPAS dalam menanamkan nilai kritis pada siswa kelas V di SD Islami Qur'ani, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memahami secara mendalam praktik pembelajaran dikelas secara natural. Subjek penelitian meliputi guru kelas V sebagai informan utama dan siswa sebagai informan pendukung, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model interaktif melalui kondensasi data, penyajian, dan kesimpulan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan interpersonal guru, yang meliputi komunikasi dialogis, empati, dan kemampuan membangun suasana belajar yang mendukung, berpartisipasi dalam mendorong keterlibatan siswa dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Proses penanaman nilai kritis dilakukan melalui strategi pembelajaran yang interaktif, seperti penggunaan pertanyaan terbuka, diskusi, dan pemberian umpan balik reflektif. Selain itu, nilai kritis yang dikembangkan tidak hanya bersifat rasional, tetapi juga terintegrasi dengan nilai moral dan etika dalam konteks pendidikan berbasis keislaman. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan kompetensi interpersonal guru sebagai bagian dari praktik pedagogis serta perlunya penelitian lanjutan pada konteks yang lebih beragam untuk memperkaya pemahaman mengenai pengembangan pemikiran kritis siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026