Cut Irhamna Heriyanti
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Kurikulum Berkelanjutan (Continuous Improvement) dalam Manajemen Kurikulum di Lembaga Pendidikan Azhar Azhar; Zulfikar Zulfikar; Cut Irhamna Heriyanti; Irma Rosita; Mesiono Mesiono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7713

Abstract

Inovasi kurikulum berkelanjutan (continuous improvement) merupakan pendekatan strategis dalam manajemen kurikulum untuk menjawab tantangan perubahan global, perkembangan teknologi, serta kebutuhan dunia kerja yang dinamis. Kurikulum yang bersifat statis tidak lagi mampu memenuhi tuntutan tersebut, sehingga diperlukan pengelolaan kurikulum yang adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep inovasi kurikulum berkelanjutan serta implementasinya dalam manajemen kurikulum di lembaga pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan data statistik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan inovasi kurikulum berkelanjutan mampu meningkatkan relevansi pendidikan, kualitas pembelajaran, dan mutu lulusan. Selain itu, inovasi kurikulum yang dikelola secara sistematis dan berkelanjutan juga berdampak positif terhadap partisipasi serta kepuasan peserta didik. Dengan demikian, inovasi kurikulum berkelanjutan menjadi kebutuhan mendesak dalam manajemen kurikulum guna meningkatkan kualitas pendidikan secara berkesinambungan.
Pemanfaatan AI dalam Analisis Efektivitas Kurikulum Cut Irhamna Heriyanti; Irma Rosita; Mesiono Mesiono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) dalam menganalisis efektivitas kurikulum di satuan pendidikan. Evaluasi kurikulum yang efektif memerlukan data akurat terkait pencapaian kompetensi siswa, keterlibatan guru, dan relevansi materi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui dokumen kurikulum, observasi, wawancara, dan analisis data pembelajaran menggunakan model AI Analytics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI dapat membantu sekolah dan pengambil kebijakan dalam menilai efektivitas kurikulum secara lebih cepat, akurat, dan berbasis bukti, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang tepat sasaran. Temuan ini memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum yang lebih adaptif, responsif, dan berbasis data
Managing Local Wisdom-Based Curriculum: An Integrative Framework for Madrasah Education Cut Irhamna Heriyanti; Amiruddin Siahaan; Siti Halimah
JURNAL AL-TANZIM Vol 10, No 3 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v10i3.14342

Abstract

This study aims to analyze and develop a curriculum model grounded in local wisdom for madrasas. The study focuses on curriculum planning, implementation, and evaluation, as well as a comparison of implementation across two madrasas. A qualitative case study approach was used, and data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation with informants, including madrasah principals, teachers, and madrasah committees. The results indicate that curriculum planning was carried out in a participatory manner, integrating local cultural and Islamic values into objectives, materials, methods, and evaluation. Curriculum implementation included religious habituation, experiential learning, arts and culture, memorization of the Qur'an and Hadith, and social activities based on local culture. Evaluation was conducted authentically by assessing cognitive, affective, and psychomotor aspects through observations of student behavior, cultural practices, religious habituation, and learning outcomes. One madrasah emphasized a contextual approach grounded in school culture, while the other emphasized a structured, measurable religious program. This research produces an integrative curriculum model that combines local culture, religious learning, contextual experiences, authentic evaluation, and community participation as a framework for educational development.