Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan ibu bersalin tentang perawatan tali pusat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi Diana Putri; Aida Andriani; Wiwie Putri Adila
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8318

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu bersalin tentang perawatan tali pusat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi serta menganalisis pengaruh pengetahuan terhadap perilaku perawatan yang dilakukan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  dengan desain survei deskriptif analitik, melibatkan 100 responden ibu bersalin yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier sederhana menggunakan program SPSS versi terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori sedang (55%), diikuti oleh kategori tinggi (28%) dan rendah (17%). Hasil uji regresi linier menunjukkan bahwa variabel pengetahuan memiliki hubungan positif terhadap perilaku perawatan tali pusat (B = 0,258; R = 0,312), namun hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik (p = 0,053 > 0,05). Nilai R Square sebesar 0,097 menunjukkan bahwa pengetahuan hanya menjelaskan 9,7% variasi perilaku. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu bersalin tentang perawatan tali pusat belum berpengaruh signifikan terhadap perilaku aktual yang dilakukan. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan perlu disertai dengan pendekatan edukatif yang lebih praktis dan dukungan sosial yang memadai agar dapat membentuk perilaku perawatan yang sesuai standar.
Hubungan Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi dengan Perilaku Pencegahan Karies Gigi di SDN 12 Koto Balingka Kabupaten Pasaman BaratSumatera Barat Rizki Amelia Putri Nst; Aida Andriani; Aulia Putri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 08 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dialami anak usia sekolah. Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi karies di Indonesia masih tinggi, termasuk Sumatera Barat sebesar 43,9% dan Kabupaten Pasaman Barat 44,52%, dengan angka lebih tinggi pada anak sekolah dasar. Kondisi ini dapat mengganggu konsentrasi belajar, aktivitas, hingga kualitas hidup anak. Pengetahuan kesehatan gigi menjadi faktor penting dalam membentuk perilaku pencegahan karies. Namun, tidak semua anak dengan pengetahuan baik mampu mempraktikkannya secara konsisten. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan gigi dengan perilaku pencegahan karies gigi pada anak usia 9–12 tahun di SDN 12 Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah seluruh siswa kelas III–VI berjumlah 83 orang yang dijadikan sampel total. Instrumen penelitian berupa kuesioner tervalidasi dan reliabel dengan 30 item pertanyaan valid. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (44,6%) dan perilaku pencegahan karies sedang (73,5%). Uji statistik diperoleh p = 0,000 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,523, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang. Pengetahuan berkontribusi 28,5% terhadap perilaku, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain seperti peran orang tua, lingkungan, dan dukungan sekolah. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan gigi dengan perilaku pencegahan karies gigi. Saran: Sekolah diharapkan membiasakan sikat gigi bersama melalui program UKS/UKGS.
Edukasi Program Pengobatan Terhadap Peningkatan Manajemen Kesehatan Pada Lansia dengan Hipertensi di Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi Videla Ramadhani; Aida Andriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang besar di Indonesia. Manajemen kesehatan tidak efektif, yang ditandai ketidakpatuhan minum obat, gaya hidup tidak sehat, dan kurang pengetahuan, sering ditemukan pada pasien hipertensi lansia. Edukasi kesehatan tentang keuntungan dan kerugian program pengobatan merupakan intervensi keperawatan utama untuk meningkatkan pemahaman pasien dan kepatuhan pengobatan. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan tentang keuntungan dan kerugian program pengobatan dalam meningkatkan manajemen kesehatan dan mengurangi nyeri pada pasien lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Bukittinggi. Metode: Studi kasus deskriptif dilakukan selama tiga hari (20–22 Mei 2026) pada satu pasien lansia (Tn. S, 73 tahun) dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang. Pengumpulan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi medis. Proses keperawatan mengacu pada kerangka SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil: Setelah tiga hari intervensi edukasi kesehatan menggunakan media leaflet, tekanan darah menurun dari 174/100 mmHg menjadi 152/92 mmHg, skala nyeri menurun dari 3 menjadi 1, dan pasien mampu menjelaskan perilaku hidup sehat untuk mengontrol tekanan darah serta menyatakan kesediaan minum obat antihipertensi secara teratur. Kedua diagnosa keperawatan (manajemen kesehatan tidak efektif dan nyeri akut) dinyatakan teratasi pada hari ketiga. Kesimpulan: Edukasi kesehatan tentang keuntungan dan kerugian program pengobatan terbukti efektif dalam meningkatkan manajemen kesehatan dan mengurangi nyeri akut pada pasien lansia dengan hipertensi, ditandai perbaikan klinis bermakna dalam tiga hari intervensi
Gambaran Faktor Resiko Kejadian Gastritis pada Pasien Gastritis di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025 Nurul Fadhilah; Aida Andriani; Kriscillia Molly Morita
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan salah satu masalah kesehatan yang prevalensinya cukup tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Bukittinggi. Peningkatan angka kasus gastritis diduga erat kaitannya dengan faktor gaya hidup masyarakat seperti pola makan, konsumsi kopi, stres, dan kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran factor resiko kejadian gastritis pada pasien di Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi tahun 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh pasien gastritis yang berobat di Puskesmas Guguk Panjang sebanyak 61 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, mencakup variabel pola makan, konsumsi kopi, stres, dan merokok. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (60,7%) dan kelompok usia dewasa (55,7%). Sebagian besar responden memiliki pola makan buruk (50,8%), konsumsi kopi buruk (60,7%), tingkat stres sedang–tinggi (80,4%), serta kebiasaan merokok buruk (27,9%). Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor gaya hidup, khususnya pola makan tidak teratur, konsumsi kopi berlebihan, serta stres yang tinggi berperan besar dalam kejadian gastritis pada pasien. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan program edukasi kesehatan terkait gaya hidup sehat dan pencegahan gastritis.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Perawatan Diri (Self Care) Pada Pasien Stroke di RSI Ibnu Sina Bukittinggi Dewi Sartika Harahap; Yossi Fitrina; Aida Andriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan defisit saraf dan menurunkan kemandirian pasien dalam melakukan perawatan diri (self-care). Data menunjukkan jumlah pasien stroke di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi meningkat dari 532 pasien pada tahun 2023 menjadi 656 pasien pada tahun 2024, dengan 239 pasien pada Januari–Maret 2025. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pasien yang mengalami keterbatasan self-care dan membutuhkan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada pasien stroke di Poli Syaraf RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah 239 pasien stroke, sampel 71 responden ditentukan dengan accidental sampling menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga (α = 0,873) dan self-care (α = 0,897). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki dukungan keluarga sedang (56,3%) dan kemampuan self-care sedang (54,9%). Terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan keluarga dengan self-care pasien stroke (p = 0,000; r = 0,502) dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan kemampuan self-care pasien stroke. Saran: keluarga diharapkan lebih aktif memberi dukungan fisik, emosional, dan edukatif, sedangkan tenaga kesehatan perlu melibatkan keluarga dalam program rehabilitasi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Minat Kunjungan Pasien dengan Hipertensi di Unit Rawat Jalan Puskesmas Lasi Tahun 2025 Hilda Nazilatul Rahma; Marlina Andriani; Aida Andriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat kunjungan merupakan pemanfaatan penggunaan fasilitas kesehatan yang disediakan baik dalam bentuk rawat jalan maupun dalam bentuk kegiatan lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan dengan minat kunjungan pasien dengan hipertensi di unit rawat jalan puskesmas lasi tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptiv analitic dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien hipertensi diwilayah kerja puskesmas lasi. Sampel penelitian ini adalah pasien hipertensi yang berkunjung ke unit rawat jalan puskesmas lasi sebesar 94 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan jenis accidental sampling. Variable independent penelitian ini adalah kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan. Variable dependen yaitu minat kunjungan pasien hipertensi. Data dianalis menggunakan uji chi-square dengan derajat kemaknaan p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kualitas layanan medis dengan minat kunjungan dengan p-value 0,000. Adanya hubungan signifikan antara kualitas layanan non medis dengan minat kunjungan dengan p-value 0,000. Dan adanya hubungan kepuasan dengan minat kunjungan dengan p-value 0,002. Kesimpulan : terdapat hubungan antara kualitas layanan medis, kualitas layanan non medis, kepuasan dengan minat kunjungan pasien dengan hipertensi di unit rawat jalan puskesmas lasi tahun 2025. Saran : Diharapkan puskesmas dapat meningkatkan kualitas layanan medis dan non medis, dan kepuasan pasien supaya pasien yang berkunjung berminat untuk datang kembali ke unit rawat jalan puskesmas lasi.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Di Unit Rawat Jalan Puskesmas Baso Tahun 2025 Rahmi Pratiwi; Marlina Andriani; Aida Andriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan kesehatan merupakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar dan etika profesi untuk memenuhi kebutuhan serta harapan pasien sehingga menghasilkan kepuasan. Kepuasan pasien terbentuk dari perbandingan antara pelayanan yang diterima dengan harapan yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di unit rawat jalan Puskesmas Baso tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian yaitu pasien rawat jalan Puskesmas Baso dengan 6.128 kunjungan selama tiga bulan terakhir. Sampel sebanyak 98 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik accidental sampling. Variabel independen adalah kualitas pelayanan kesehatan, sedangkan variabel dependen yaitu kepuasan pasien. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 55 responden (56,1%) merasa puas dan 43 responden (43,9%) kurang puas. Terdapat hubungan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan dan kepuasan pasien (p = 0,000; r = 0,917) dengan kekuatan hubungan sangat kuat. Puskesmas diharapkan meningkatkan mutu pelayanan untuk mempertahankan kepuasan pasien.