Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FEAR OF MISSING OUT (FOMO) AS A CONSUMPTION DETERMINANT IN THE DIGITAL ECONOMY AMONG AKABA CADETS: Fear of Missing Out (FOMO) sebagai Consumption Determinant dalam Ekonomi Digital di Kalangan Taruna AKABA Purnama, Jovie Candra; Geri Damayanto
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 2 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA) 
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i2.7848

Abstract

The escalation of the digital economy has reconstructed the consumption patterns of the younger generation, particularly through the psychological influence of Fear of Missing Out (FOMO). This qualitative study aims to explore the determinants of impulsive buying behavior among AKABA Cadets, a unique social group within a semi-military educational environment. Utilizing purposive sampling of 10 respondents, data were analyzed thematically through systematic reduction and categorization. The findings confirm that TikTok dominates consumption exposure at 60%, where social media algorithms trigger a purchase desire of up to 90% through scarcity marketing strategies. There is a significant disconnection between cognitive awareness of negative financial impacts and behavioral control; impulsive purchases are still executed to mitigate the risk of digital social isolation. This study fills a literature gap by shifting the focus from general consumers (the broader Gen Z) to a specific social group within a disciplined educational institution, a unique cultural environment previously under-explored in the context of the digital economy. Theoretically, this research maps the interaction between psychological determinants and the disciplinary structure of vocational education. It concludes that FOMO functions as a psychological consumption trigger capable of overriding economic rationality. The practical implications emphasize the urgency of strengthening financial and digital literacy as instruments to mitigate consumptive behavior within maritime educational institutions.
Proses Penanganan Garam Di Gudang Konsolidasi Domestik Dengan Pola Pengiriman Less Than Container Load (LCL) Pada PT Kris Cargo Bahtera (Studi Kasus: Penanganan Garam Pada Tanggal 27-28 Agustus 2025) Kencana Azmi Bachtiar; Yosi Mulyana Pratiwi; Jovie Candra Purnama; Fandi Ahmad
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11346

Abstract

PT Kris Cargo Bahtera merupakan perusahaan yang bergerak di bidang EMKL domestik yang melayani pengiriman barang ke luar Jawa dengan sistem kontainerisasi menggunakan pola Less than Container Load (LCL), yaitu garam. Kebutuhan garam yang besar di Indonesia, menjadi faktor utama garam harus segera didistribusikan kepada konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana proses penanganan garam di gudang konsolidasi domestik dengan pola pengiriman LCL pada PT Kris Cargo Bahtera. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, menggunakan teknik pengambilan informan purposive sampling dengan 5 informan yang terdiri dari kepala gudang, kerani, operasional gudang, admin gudang, dan Kepala TKBM. Didukung dengan data primer berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data sekunder dari buku, dan bacaan terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penanganan garam di gudang konsolidasi domestik dengan pola pengiriman LCL pada PT Kris Cargo Bahtera diawali dengan penerimaan barang, penyortiran barang, perencanaan pemuatan, stuffing, dan segel kontainer.
Pendampingan Pelayanan Pengguna Jasa Pelabuhan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk pada Momen Angkutan Lebaran 2026 Saiful Rohman; Geri Damayanto; Jovie Candra Purnama; Arman Hari Prasetyo; Moehammad Robith Nahdi
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wrgxfc53

Abstract

Lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk merupakan jalur transportasi vital yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali. Pada setiap momen Angkutan Lebaran (Angleb), jalur ini mengalami lonjakan volume kendaraan dan penumpang yang sangat signifikan, mengakibatkan penumpukan di area buffer zone, meningkatnya waktu tunggu (waiting time), dan munculnya kendala teknis pada sistem e-ticketing Ferizy. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan membantu pihak ASDP dalam mengurai kepadatan lalu lintas pelabuhan, meningkatkan literasi digital tiket penyeberangan, serta memastikan kelancaran arus mudik dan balik melalui kolaborasi lintas sektor. Metode yang diterapkan adalah Participatory Action Researce (PAR) yang dikombinasikan dengan pendekatan Service Learning dengan menerjunkan tim yang terdiri atas 5 dosen pembimbing lapangan dan 80 taruna. Personel dibagi ke dalam dua wilayah operasional, yakni Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk, dengan sistem piket 2 shift selama 24 jam penuh. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kehadiran tim PkM mampu mempercepat proses pengisian kapal (loading time) dari 30 menit menjadi 15-20 menit perkapal melalui penataan saf kendaraan yang teratur dan sistematis. Pendampingan proaktif di area toll gate juga secara signifikan menekan angka kegagalan transaksi tiket digital Ferizy. Selain memberikan dampak nyata pada kelancaran pelayanan publik sektor transportasi, kegiatan ini menjadi experiental learning yang berhasil mengonversi pemahaman teoritis taruna menjadi kompetensi praktis di lingkungan kerja bertekanan tinggi.
Prosedur Penggunaan Sistem INSW SSm Dalam Impor Bawang Bombai Pada PT Anugerah Multi Logistik Surabaya (Studi Kasus Penanganan Bawang Bombai Jenis Yellow Onion Pada Tanggal 10-18 September 2025) Ni Putu Risky Bella Febrianti; Nina Ruly Istiari; Jovie Candra Purnama; Arman Hari Prasetyo
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.12024

Abstract

PT Anugerah Multi Logistik merupakan perusahaan EMKL/PPJK yang menangani dokumen dan pengiriman ekspor/impor secara profesional. Penelitian ini bertujuan mengetahui prosedur penggunaan Sistem Indonesia National Single Window (INSW) dengan mekanisme Single Submission Quarantine Customs (SSm QC) dalam impor bawang bombai milik PT Indofood pada PT Anugerah Multi Logistik serta mengidentifikasi dokumen yang diperlukan dalam proses tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 4 informan yang terlibat langsung dalam kegiatan impor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa INSW berhasil mengintegrasikan proses kepabeanan dan karantina melalui mekanisme single submission sehingga mempercepat pelayanan administrasi, meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, serta mendukung sinkronisasi pemeriksaan antara Bea Cukai dan Badan Karantina. Dokumen yang digunakan meliputi B/L, invoice, packing list, persetujuan impor, phytosanitary certificate, certificate of fumigation, certificate of origin, dan certificate of analysis. Sistem ini berperan penting dalam kelancaran proses customs clearance hingga penerbitan surat persetujuan pengeluaran barang.