Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Psikologi dan Etika Profesi Tenaga Kesehatan Terkait Pengesahan UU Kesehatan No.17 Tahun 2023 di Rumah Sakit Undata Sulawesi Tengah Muh. Ardi Munir; Elli Yane Bangkele; Rahma Dwi Larasati; Amirah Basry
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.38405

Abstract

Ratification of Health Law no. 17 of 2023 is considered not to reflect meaningful community participation, thus potentially giving rise to legal uncertainty for professional organizations, including medicine, dentistry, nursing, midwifery and pharmacy. This caused controversy and became a concern for many groups in Indonesia. Especially those related to the subject of supervision itself, namely medical personnel and health workers. The aim of the research is to identify a picture of the psychological impact and professional ethics of health workers from the ratification of Health Law No. 17 of 2023 at Undata Hospital, Central Sulawesi. This research is a descriptive analytical research with a cross sectional research design. The samples in this study were health workers who met the inclusion criteria, namely 65 people. Data analysis using the SPSS program. The research results showed that 58 health workers showed good psychology (89.2%) and 7 health workers who showed poor psychology (10.8%). Meanwhile, there were 51 health workers who showed good professional ethics (78.5%) and 14 health workers who showed poor professional ethics (21.5%). The conclusion of this research is that the ratification of Health Law No. 17 of 2023 has had a psychological impact and the impact of good professional ethics on health workers at Unndata Regional Hospital, Palu.
Sosialisasi Pemilihan Pengobatan Alternatif Patah Tulang: Socialization of Choosing Alternative Treatment for Fractures Muhammad Ardi Munir; I Kadek Rupawan; Nilawati; Muhammad Ihsan Akib; Budi Dharmono Tulaka; Amirah Basry
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 10: Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i10.8606

Abstract

Patah tulang merupakan suatu kondisi dimana tulang pecah dan tidak berbentuk yang dapat mengubah posisi tulang. Perawatan dan terapi tulang yang patah berbeda-beda pada setiap orang, tergantung pada jenis patahnya tulang, lokasi patahnya tulang serta kondisi umum pasien yang mengalami patah tulang. Beberapa masyarakat banyak yang memilih pengobatan tradisional dan perawatan ke dukun patah tulang dikarenakan beberapa hal seperti sosial, ekonomi dan budaya turun temurun yang ada di daerah sekitar. Pengobatan alternatif yang relatif murah dibandingkan pengobatan medis adalah salah satu alasan warga lebih memilih pengobatan tersebut yaitu dengan metode baurut dan manangkir. Metode yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu pendekatan analisis kondisi wilayah sasaran dilanjutkan identifikasi masalah dengan melaksanakan kegiatan dalam bentuk intervensi dan implementasi dalam mengatasi masalah melalui kegiatan berupa pemberian edukasi. Media promosi yang dilakukan dalam kegiatan ini dalam bentuk poster, leaflet dan spanduk untuk memudahkan dalam mengedukasi dalam pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Pengambangan.