Reski Dewi Pratiwi
Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Sri Yuyun Afrianti; Tri Wahyudi; Afriyana Amelia Nuryadin; Adriyana Adevia Nuryadin; Reski Dewi Pratiwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50348

Abstract

Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah perilaku yang dilakukan  oleh  seorang  karyawan  yang  melebihi  kewajiban  kerja formal, namun berdampak baik karena mendukung efektivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan case study. Informan pada penelitian sebanyak 3 informan kunci dan 7 informan biasa yang terdiri dari beberapa perawat di UPT UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya Organizational Citizenship Behavior (OCB) Perawat Etnis Makassar di UPT RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto sebabkan oleh Faktor eksternal meliputi Workplace Variable, HRM Policies & Practice, Culture Value, Contextual Factor, Organizational Reputation Treat, Demographic Variable, dan Leader Supportiveness. Faktor internal meliputi Dispositional Variable, Organizational Service, Organizatonal Commitment, Personality Variable, dan Work Centrality. Serta didukung oleh prinsip  suku Makassar yaitu Teai mangksara' punna bokona loko' (Bukan orang Makassar kalau yang luka di belakang), A’bulo Sibatang (Bersatu/persatuan, gotong royong, bekerja sama, tolong menolong), Sipakatau (saling memanusiakan), Siri’ Na Pacce, Ku alleanngi tallanga na toalia (lebih baik tenggelam daripada kembali), Ejapi nikana doang (Seseorang dikenali atas karya dan perbuatan), Bajikangangi tattilinga naia tallanga (Lebih baik miring daripada tenggelam), Le'ba kusuronna biseangku, kucampa'na sombalakku, tamassaile punna teai labuang (Bila perahu telah kudorong, layar telah terkembang, takkan ku berpaling kalau bukan labuhan yang kutuju). Hal ini yang menyebabkan tingginya kinerja dan mendukung dalam meningkatkan profesionalisme kerja di UPT RSUD Lanto Dg. Pasewang Kabupaten Jeneponto.
Work Risk Analysis in The Medical Records Storage (Filing) Room Using The Severity Assessment Method At Rsia Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Branch Reski Dewi Pratiwi; Zahra Raihaniyah Ruslan; Mohammad Ardani Samad; Afriyana Amelia Nuryadin
Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing Vol. 2 No. 1 (2025): Proceeding of the International Conference on Health Sciences and Nursing
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ichsn.v2i1.64

Abstract

The process of storing medical records has risks that can threaten the safety and health of officers who are carrying out their work. Therefore, it is necessary to pay attention to occupational safety and health so as not to cause health problems and reduce the number of occupational risks. The aim of this research is to analyze work risks and determine how work risks are controlled in the filing room using the severity assessment method at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Branch. This research used qualitative research methods. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. Risk assessment determination will be evaluated using the severity assessment method. There are 8 risks found: 1 risk occurs very often, namely being exposed to dust with a moderate risk level; 5 risks often occur, namely being cut by files with moderate risk level, being hit by staples with moderate risk level, being hit by falling files with high risk level, slipping/spraining when taking files with high risk level, feeling pain when taking or inserting files with high risk level; 1 rare risk, namely accumulation of files with low risk level; and 1 very rare risk, namely patient documents being eaten by insects/termites on shelves with low risk level. The risk controls used to control risks at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar branch are elimination, substitution, personal protective equipment (PPE), and administration. For risk control, employees should use PPE such as gloves to minimize cuts and staple injuries, adjust file storage shelf sizes to Ministry of Health recommendations, clean rooms regularly to minimize risks such as respiratory problems due to dust in the storage room (filing) at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar branch.