p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Noviyana Noviyana
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sanitasi Lingkungan Sebagai Determinan Stunting Balita di Nusa Tenggara Timur: Analisis Data Ski 2023 Hilmi Friska; Ahmad Syafiq; Noviyana Noviyana; Sari Laila Wahyuni
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52053

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi kronis yang ditimbulkan dari kekurangan asupan nutrisi dalam cukup lama. Pada tahun 2023, Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati posisi kedua tertinggi prevalensi stunting pada balita di Indonesia yaitu sebesar 37,9%. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi sanitasi lingkungan dan risiko infeksi yang berkaitan dengan kasus stunting pada balita di NTT. Penelitian menggunakan desain studi cross-sectional, dengan data dari Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jumlah sampel 4291 balita (0-59 bulan) di NTT. Analisis data mencakup analisis univariat untuk distribusi frekuensi, analisis bivariat dengan uji chi-square, dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian menemukan proporsi kejadian stunting di Provinsi NTT sebesar 32,9% balita mengalami stunting. Variabel yang mempengaruhi kejadian stunting di NTT adalah sumber air minum, penggunaan jamban, pembuangan limbah, dan pengelolaan sampah. Faktor paling berpengaruh kejadian stunting di NTT adalah pengelolaan sampah. Dapat disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan yang kurang baik sebagai determinan utama stunting pada balita di NTT.
Hubungan Jenis Kelamin dan Jurusan Perkuliahan Dengan Obesitas Berdasarkan Rasio Lingkar Pinggang Terhadap Tinggi Badan Pada Kelompok Usia Dewasa Muda Noviyana Noviyana; Fathimah Sulistyowati Sigit; Nadia Siratunnisak; Qori Az-Zahra; Hilmi Friska
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55278

Abstract

Obesitas merupakan kondisi akumulasi lemak tubuh berlebih yang berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Kelebihan lemak subkutan yang tidak dapat disimpan secara optimal akan dialihkan ke rongga abdomen sebagai lemak visceral, yang bersifat lebih pro-inflamasi dibandingkan lemak subkutan dan berperan dalam terjadinya gangguan metabolik. Pada tahun 2023, prevalensi obesitas pada kelompok usia dewasa muda di Indonesia mencapai 23,4% dan cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan jenis kelamin dan jurusan perkuliahan dengan kejadian obesitas berdasarkan rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan (RLPTB) pada kelompok usia dewasa muda. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data rekam medis pemeriksaan mahasiswa baru di Klinik Universitas X. Sebanyak 2.227 mahasiswa dianalisis menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi, nilai mean ± standar deviasi, serta nilai minimum dan maksimum. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai RLPTB sebesar 0,52 ± 0,08 yang termasuk kategori obesitas. Variabel jenis kelamin menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian obesitas berdasarkan RLPTB (p = 0,000; OR = 1,788; 95% CI: 1,495–2,138), sedangkan variabel jurusan perkuliahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin berhubungan terhadap kejadian obesitas berdasarkan RLPTB pada kelompok usia dewasa muda.