p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Fathimah Sulistyowati Sigit
Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memutus Siklus Stunting–Tbc: Strategi Menuju Generasi Emas 2045 Yasyfa Mutiara; Fathimah Sulistyowati Sigit; Rohman Daka; Evi Martha
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52708

Abstract

Stunting dan tuberkulosis (TBC) merupakan dua masalah kesehatan yang saling terkait lewat siklus gizi‑infeksi yang dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan produktivitas nasional. Studi ini meneliti data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 untuk menemukan celah kebijakan dan peluang menggabungkan intervensi stunting‑TBC. Studi ini memakai desain potong lintang dan mencakup sekitar 345.000 rumah tangga menggunakan analisis deskriptif, analisis spasial, dan regresi logistik. Hasilnya menunjukkan prevalensi stunting pada balita sebesar, 21,5% dan TBC sebesar 1,7%, terutama pada rumah tangga berpendidikan rendah, berstatus sosial ekonomi rendah, dan tinggal di pedesaan. Rendahnya cakupan imunisasi (74,1%), akses sanitasi aman (9,3%), dan konsumsi vitamin A (85,2%) memperburuk beban ganda tersebut. Keterpisahan kebijakan penurunan stunting dan pengendalian TBC menyebabkan inefisiensi program. Diperlukan penguatan layanan primer melalui skrining terpadu di Posyandu dan Puskesmas, pemanfaatan data SSGI dan SITT untuk penentuan prioritas, serta intervensi berbasis keadilan sosial guna mempercepat eliminasi TBC tahun 2030 dan penurunan stunting hingga 14,2% pada 2029 menuju Generasi Emas Indonesia 2045.Kata Kunci: stunting; tuberkulosis; siklus gizi-infeksi; kebijakan kesehatan; Generasi Emas 2045
Hubungan Jenis Kelamin dan Jurusan Perkuliahan Dengan Obesitas Berdasarkan Rasio Lingkar Pinggang Terhadap Tinggi Badan Pada Kelompok Usia Dewasa Muda Noviyana Noviyana; Fathimah Sulistyowati Sigit; Nadia Siratunnisak; Qori Az-Zahra; Hilmi Friska
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55278

Abstract

Obesitas merupakan kondisi akumulasi lemak tubuh berlebih yang berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan. Kelebihan lemak subkutan yang tidak dapat disimpan secara optimal akan dialihkan ke rongga abdomen sebagai lemak visceral, yang bersifat lebih pro-inflamasi dibandingkan lemak subkutan dan berperan dalam terjadinya gangguan metabolik. Pada tahun 2023, prevalensi obesitas pada kelompok usia dewasa muda di Indonesia mencapai 23,4% dan cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan jenis kelamin dan jurusan perkuliahan dengan kejadian obesitas berdasarkan rasio lingkar pinggang terhadap tinggi badan (RLPTB) pada kelompok usia dewasa muda. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan data rekam medis pemeriksaan mahasiswa baru di Klinik Universitas X. Sebanyak 2.227 mahasiswa dianalisis menggunakan analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi, nilai mean ± standar deviasi, serta nilai minimum dan maksimum. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai RLPTB sebesar 0,52 ± 0,08 yang termasuk kategori obesitas. Variabel jenis kelamin menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian obesitas berdasarkan RLPTB (p = 0,000; OR = 1,788; 95% CI: 1,495–2,138), sedangkan variabel jurusan perkuliahan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik. Dapat disimpulkan bahwa jenis kelamin berhubungan terhadap kejadian obesitas berdasarkan RLPTB pada kelompok usia dewasa muda.