MG Eny Mulyatsih
Universitas Islam Sultan Agung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Edukasi Terapi Hipnotis Lima Jari Berbasis Digital Terhadap Kecemasan Pasien Hipertensi: Literatur Review Hana Kamiliya Khairunnisa; Dwi Retno Sulistyaningsih; MG Eny Mulyatsih; Suyanto Suyanto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53516

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi sering disertai kecemasan, dan hipnotis lima jari merupakan teknik relaksasi non-farmakologis yang berpotensi menurunkannya. Perkembangan teknologi memungkinkan edukasi hipnotis lima jari diberikan secara digital, namun bukti efektivitasnya pada pasien hipertensi masih terbatas. Tujuan: Literature review ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi terapi hipnotis lima jari berbasis digital terhadap tingkat kecemasan pada pasien hipertensi. Metode: Pencarian sistematis dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, SpringerLink, dan DOAJ (2020–2025). Strategi pencarian mengikuti kerangka PICO dan pedoman PRISMA 2020. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian asli dengan desain quasi-eksperimen, populasi dewasa/pasien hipertensi, intervensi edukasi hipnotis berbasis digital atau sejenis, serta kecemasan sebagai outcome. Dari 2.184 artikel teridentifikasi, 612 duplikasi dihapus. Setelah penyaringan dan penelaahan, 13 artikel dinilai kelayakannya, dan 10 artikel dimasukkan. Kualitas studi dinilai menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Hasil: Seluruh 10 studi quasi-eksperimen melaporkan penurunan kecemasan setelah intervensi edukasi digital hipnotis lima jari. Sebagian besar studi menunjukkan penurunan yang bermakna secara statistik (p < 0,05), dengan media intervensi berupa video digital, modul daring, atau aplikasi elektronik. Kesimpulan: Edukasi terapi hipnotis lima jari berbasis digital merupakan intervensi non-farmakologis yang menjanjikan untuk menurunkan kecemasan pada pasien hipertensi, dengan keunggulan kemudahan akses, fleksibilitas, dan potensi praktik mandiri.
Synergy of Quranic Recitation and Lavender Aromatherapy in Reducing Surgical Anxiety: A Literatur Review Lolla Loviana Subakir; MG Eny Mulyatsih; Dyah Wiji Puspita Sari; Suyanto Suyanto
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i2.784

Abstract

Preoperative anxiety merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum pembedahan dan berdampak negatif pada stabilitas hemodinamik serta pemulihan pascaoperasi. Pendekatan non-farmakologis seperti terapi murotal Al-Qur’an dan aromaterapi lavender telah digunakan untuk menurunkan kecemasan melalui relaksasi spiritual dan stimulasi sistem olfaktori. Kombinasi kedua terapi tersebut diyakini memberikan efek sinergis karena menyentuh dimensi fisiologis dan psiko-spiritual pasien secara bersamaan. Menilai efektivitas kombinasi terapi murotal dan aromaterapi lavender dalam menurunkan kecemasan preoperatif berdasarkan bukti ilmiah terbaru. Penelitian ini merupakan systematic review yang mengikuti pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed, Scopus, SpringerLink, DOAJ, Garuda, dan Google Scholar dengan kata kunci yang mencakup murotal, aromaterapi lavender, kecemasan preoperatif, dan intervensi non-farmakologis. Dari 317 artikel teridentifikasi (2020–2025), sebanyak 205 artikel disaring, dan 10 studi memenuhi kriteria inklusi (RCT atau quasi-eksperimental pada pasien bedah). Penilaian kualitas metodologis menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI). Terapi murotal terbukti menurunkan kecemasan dengan memodulasi sistem limbik dan meningkatkan keseimbangan saraf otonom. Aromaterapi lavender menurunkan kortisol dan menghasilkan relaksasi melalui mekanisme neuroendokrin-olfaktori. Kombinasi kedua terapi memberikan pendekatan holistik yang lebih komprehensif. Integrasi terapi murotal dan aromaterapi lavender efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam menurunkan kecemasan preoperatif dan layak diterapkan dalam asuhan keperawatan perioperatif.