This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Erika Hamdana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Aksesibilitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Pasien dalam Menjalani Pengobatan di RSUD I.A. Moeis Samarinda Erika Hamdana; Herni Johan; M. Ardan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55318

Abstract

Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan merupakan faktor penting dalam pengendalian penyakit kronis, namun masih menjadi permasalahan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kepatuhan pasien adalah aksesibilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan pada pasien penyakit kronis rawat jalan di RSUD I.A. Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 400 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aksesibilitas pelayanan kesehatan dan kuesioner kepatuhan minum obat, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aksesibilitas pelayanan kesehatan dalam kategori mudah (66,3%) dan tingkat kepatuhan pengobatan yang tinggi (92,8%). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan (r = 0,200; p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin mudah akses pelayanan kesehatan, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, meskipun kepatuhan juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar akses pelayanan kesehatan. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan merupakan faktor penting dalam pengendalian penyakit kronis, namun masih menjadi permasalahan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap kepatuhan pasien adalah aksesibilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan pada pasien penyakit kronis rawat jalan di RSUD I.A. Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 400 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner aksesibilitas pelayanan kesehatan dan kuesioner kepatuhan minum obat, kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki aksesibilitas pelayanan kesehatan dalam kategori mudah (66,3%) dan tingkat kepatuhan pengobatan yang tinggi (92,8%). Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan (r = 0,200; p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa semakin mudah akses pelayanan kesehatan, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, meskipun kepatuhan juga dipengaruhi oleh faktor lain di luar akses pelayanan kesehatan.