Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Design of Catamaran Electric-Powered Glass Bottom Boat as a Tourism Facility for Gili Noko Island M. Zulfikar Rahmat; Tri Tiyasmihadi; Kharis Abdullah
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i3.5174

Abstract

Gili Noko Island is one of the islands located in the Bawean archipelago, Gresik regency. The beauty of the beaches and underwater scenery on this island often captivates tourists but access to this island is quite limited. This research proposes the design of a tourist boat concept with a glass bottom route from Bawean to Gili Noko. In this research, there were several research design used those were the principal dimension, lines plan, general arrangement, construction calculation, stability analysis, ship motion analysis, and ship comfort. The selection of the engine is based on the calculated power required for the boat's resistance. The chosen engine is an electric propulsion system as a new environmentally friendly alternative. From the technical analysis, the boat's dimensions are found to be Loa: 11.83 m, B: 4.50 m, B1: 0.80 m, H: 1.50 m, T: 0.60 m, Cb: 0.611, and Vs: 7 knots. The engine power is 10.5 HP, and the battery capacity is 840 Ah. The construction calculation reveals that the boat weigths 4.8584 tons. The stability analysis complies with IMO standards, and the motion analysis and ship comfort meet the criteria set by Olson in 1987.
PELATIHAN PEMANFAATAN MINYAK BERLEBIH DAN TERSISA MENJADI LILIN RELAKSASI SEBAGAI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BIDANG EKONOMI SIRKULAR DAN PENGELOLAAN LIMBAH BERKELANJUTAN Agung Prasetyo Utomo; Luqman Cahyono; M Rizal Fahmi; Mirna Apriani; Anggara Trisna Nugraha; Tri Tiyasmihadi; Gaguk Suhardjito; Dwi Setia Ningrum
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6391

Abstract

Minyak dari sisa penggorengan atau disebut minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering dibuang secara sembarangan, hal ini berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Berdasarkan data Publikasi Indonesia Oilseeds and Products Annual 2019, konsumsi minyak goreng rumah tangga Indonesia mencapai 16,2 miliar liter atau setara dengan 13 juta ton. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan lebih dari 3 juta ton limbah minyak goreng per tahun, yang sebagian besar dibuang sembarangan sehingga mencemari tanah dan perairan. Di sisi lain, minyak jelantah memiliki potensi untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti lilin Beraroma Relaksasi. Inovasi pemanfaatan minyak berlebih dan tersisa (MELISA) menjadi lilin Beraroma Relaksasi tidak hanya memberikan solusi pengelolaan limbah ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat. Pelatihan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengelola limbah sisa minyak menjadi lilin Beraroma Relaksasi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi dampak negatif dari limbah minyak tersebut. Sasaran pelatihan ini merupakan ibu-ibu dharma wanita di SMK Negeri 3 Buduran Sidoarjo. Adapun metode pelatihan ini meliputi ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam proses pembuatan lilin Beraroma Relaksasi berbasis minyak jelantah. Produk yang dihasilkan sudah sama dengan produk lilin dipasaran, hal ini menunjukan potensi untuk dikembangkan secara komersial cukup layak dan masyarakat muncul kesadaran terhadap pengelolaan limbah berkelanjutan.