Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada lansia yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Selain terapi farmakologis, diperlukan upaya nonfarmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan adalah hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu. Jenis penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest design. Populasi penelitian berjumlah 100 lansia dengan sampel berjumlah 12 lansia dengan hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian hidroterapi menggunkan air jahe hangat. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi memiliki hipertensi kategori sedang 50,0% kemudian adanya penurunan setelah diberikan hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat pada lansia dengan hipertensi berada pada kategori hipertensi ringan 58,3% dengan rata-rata pretest 164,17 dan posttest 149,08 dimana P Value = 0,000 (P<0,05). Terdapat pengaruh pemberian hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Tresna Werdha Al-Kautsar Palu.Hidroterapi rendam kaki menggunakan air jahe hangat disarankan untuk diterapkan di Panti Tresna Werdha Al-kautsar Palu secara rutin sebagai terapi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia karena mudah dilakukan, aman, dan ekonomis.