Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Fiqh Ibadah terhadap Implementasi Karakter Religius Peserta Didik Kelas IX di Sekolah Menengah Pertama Nur Shania; Luthfiyah; Luthfia Rosidin; Nur Laila Ana
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Fiqh Ibadah terhadap implementasi karakter religius peserta didik kelas IX di SMP/MTs. Metode penelitian menggunakan mixed method dengan desain explanatory sequential, diawali dengan pengumpulan data kuantitatif melalui angket dan dilanjutkan dengan wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter religius peserta didik berada pada kategori cukup hingga baik, yang tercermin dari kedisiplinan dalam beribadah, sikap sopan, jujur, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, konsistensi dalam ibadah sunnah serta internalisasi nilai religius dalam konteks sosial masih perlu ditingkatkan. Pembelajaran Fiqh Ibadah yang menekankan pada pemahaman, praktik, dan refleksi nilai-nilai ibadah berpengaruh positif terhadap penguatan karakter religius peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran Fiqh Ibadah berperan penting sebagai sarana dalam membentuk kesadaran spiritual dan kepribadian Islami secara menyeluruh
Rekonsiliasi Sains Islam: Konsep, Prinsip dan Implementasi Humanisasi Ilmu Nur Shania; Arditya Prayogi; Lutfiyah; Minkhatul Maula
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i1.3184

Abstract

Krisis sains modern yang cenderung sekuler dan reduksionistik memunculkan kebutuhan mendesak untuk menghadirkan kembali dimensi etika, spiritual, dan kemanusiaan dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui rekonsiliasi sains dan Islam. Penelitian ini bertujuan menguraikan konsep, prinsip, dan implementasi humanisasi ilmu sebagai kerangka integratif dalam membangun epistemologi Islam yang memadukan wahyu, akal, dan pengalaman empiris. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap pemikiran Al-Attas, Nasr, Al-Faruqi, Al-Jabiri, dan Guessoum. Hasil kajian menunjukkan bahwa humanisasi ilmu berakar pada prinsip tauhid, kemaslahatan manusia, dan integrasi ilmu agama serta sains modern tanpa dikotomi, yang terejawantah dalam integrasi kurikulum, penguatan unity of sciences, serta pembelajaran dialogis yang membentuk insan kamil. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa humanisasi ilmu bukan sekadar wacana konseptual, melainkan strategi epistemologis dan pedagogis untuk membangun tradisi keilmuan Islam yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada kemaslahatan umat manusia di era kontemporer.