Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN DAYA TAHAN OTOT TUNGKAI BAWAH TERHADAP FREKUENSI TENDANGAN DOLLYO CHAGI PADA PEMAIN TAEKWONDO KECABANGAN KYORUGI Nandi Saputra; Syahmirza Indra Lesmana; Mohamad Reza Hilmy; Wibowo, Eko; Maratis, Jerry
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/3pq7zw66

Abstract

Tendangan dollyo chagi merupakan salah satu teknik utama dalam taekwondo kyorugi yang membutuhkan kecepatan dan daya tahan otot tungkai bawah. Daya tahan otot yang baik berpotensi membantu atlet mempertahankan performa tendangan berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan daya tahan otot tungkai bawah dengan frekuensi tendangan dollyo chagi pada atlet taekwondo kyorugi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 35 atlet yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Daya tahan otot tungkai bawah diukur menggunakan squat test 60 detik (jumlah repetisi maksimal), sedangkan frekuensi tendangan dollyo chagi diukur menggunakan Frequency Speed Kick Test (FSKT) 10 detik (jumlah tendangan valid maksimal). Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara daya tahan otot tungkai bawah dan frekuensi tendangan dollyo chagi (r = 0,756; p < 0,001). Kesimpulannya, semakin baik daya tahan otot tungkai bawah maka semakin tinggi frekuensi tendangan dollyo chagi pada atlet taekwondo kyorugi.