Rahmadani, Mutia Selvi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RETORIKA SEBAGAI SENI BERBICARA MENGHIBUR DAN MEMBERIKAN KETERAMPILAN DARI TALI KUR KEPADA ANAK ANAK PANTI ASUHAN HAYAT Lubis, Mina Syanti; Siregar, Ryan Edy Yusman; Harahap, Aisah Umroh; Simanjuntak, Dian Emelia; Purba, Murni Amalya; Damanik, Feby Mawaddah; Dlt, Wanda Hamidah; Sahriani, Epi; Rahmadani, Mutia Selvi; Mayasari, Sondang; Pohan, Yulia Hanum; Siregar, Nuraida; Pradini, Nayla; Daulay, Nur Holizah; Simanullang, Dita Imanda
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4536

Abstract

Kemampuan berbicara dan kompetensi retorika merupakan keterampilan komunikasi yang sangat penting dan perlu dikembangkan sejak usia dini, khususnya pada generasi Alpha yang tumbuh di tengah tuntutan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif. Namun, berdasarkan hasil observasi awal, anak-anak di Panti Asuhan Hafizil Yatamu masih mengalami keterbatasan dalam keterampilan berbicara, kepercayaan diri, serta penguasaan teknik dasar retorika, termasuk artikulasi, intonasi, dan bahasa tubuh. Keterbatasan ini berpotensi memengaruhi kemampuan interaksi sosial, ekspresi diri, dan perkembangan pribadi anak-anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan seni berbicara dan memperkuat keterampilan retorika anak-anak generasi Alpha melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis teknologi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi menggunakan media PowerPoint, praktik langsung seni berbicara secara terbimbing, kegiatan ice breaking yang interaktif untuk meningkatkan keterlibatan dan kepercayaan diri, serta evaluasi formatif menggunakan aplikasi permainan edukatif Wordwall. Kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana belajar yang ramah anak dan interaktif guna mendorong partisipasi aktif serta pengalaman belajar yang bermakna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang nyata dalam keberanian berbicara, kejelasan artikulasi, penggunaan intonasi yang tepat, serta pemanfaatan bahasa tubuh yang lebih efektif dalam komunikasi lisan. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi, partisipasi aktif, serta peningkatan kemauan untuk menyampaikan gagasan di depan orang lain. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi strategi pembelajaran kreatif dan pemanfaatan media digital secara efektif mampu mendukung pengembangan keterampilan berbicara dan retorika pada anak-anak. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan retorika anak-anak panti asuhan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepercayaan diri, keterampilan sosial, dan perkembangan pribadi mereka secara keseluruhan.
MEMPERKENALKAN SASTRA DAERAH KEPADA ANAK-ANAK DI DESA AEK GODANG Rahimah, Anni; Harahap, Aisah Umroh; Marpaung, Maslan; Sahriani, Epi; Nurannisa, Nurannisa; Rahmadani, Mutia Selvi; Purba, Murni Amalya; Tanjung, Puspa Indah Sari; Dalimunthe, Putri Wahyuni; Siddik, Afrizal Ahmad Jamil; Syaputra, Markus
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Vol. 5 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v5i1.4537

Abstract

Sastra daerah merupakan salah satu warisan budaya bangsa yang memiliki peran penting dalam pembentukan karakter, identitas budaya, dan pewarisan nilai-nilai kearifan lokal kepada generasi muda. Namun, di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, keberadaan sastra daerah semakin terpinggirkan, terutama di kalangan anak-anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkenalkan sastra daerah kepada anak-anak di Desa Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas, Kabupaten Padang Lawas Utara, serta meningkatkan pemahaman dan minat mereka terhadap budaya lokal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pendekatan edukatif, partisipatif, dan kreatif dengan memanfaatkan media pembelajaran visual seperti PowerPoint dan video YouTube. Kegiatan dilaksanakan melalui dua kali pertemuan yang berfokus pada pengenalan legenda dan dongeng sebagai bentuk sastra daerah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar anak-anak mampu memahami konsep dasar sastra daerah, mengenali unsur-unsur intrinsik cerita, serta menangkap pesan moral yang terkandung di dalamnya. Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan apresiasi anak-anak terhadap sastra daerah serta berkontribusi dalam upaya pelestarian budaya lokal.