Penelitian ini bertujuan menjelaskan peran dosen Pendidikan Islam dalam membentuk etika akademik mahasiswa Universitas Abulyatama Aceh. Fenomena pelanggaran etika yaitu plagiarisme, kurangnya kedisiplinan, dan lemahnya tanggung jawab akademik menjadi latar kebutuhan penguatan nilai melalui proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan dosen Pendidikan Islam, mahasiswa, dan unsur akademik terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, serta telaah dokumen pedoman akademik kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki peran strategis sebagai pengarah nilai, teladan moral, dan fasilitator penguatan etika akademik. Tindakan pedagogis yang diterapkan meliputi integrasi nilai adab dalam materi kuliah, pembiasaan sikap ilmiah, penggunaan studi kasus etika, serta bimbingan personal di luar ruang kelas. Keteladanan dosen berpengaruh signifikan dalam membentuk sikap mahasiswa pada aspek kejujuran, tanggung jawab, penghargaan terhadap karya ilmiah, dan etos belajar. Faktor pendukung berasal dari kebijakan kampus, budaya akademik yang religius, dan komunikasi interpersonal yang baik. Faktor penghambat mencakup rendahnya motivasi sebagian mahasiswa dan tantangan penggunaan teknologi digital yang memudahkan kecurangan akademik. Temuan penelitian menegaskan bahwa peran dosen Pendidikan Islam perlu diperkuat melalui pengembangan kompetensi, pembinaan berkelanjutan, dan sinergi kelembagaan agar etika akademik mahasiswa dapat terbentuk secara lebih optimal.