Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Peran Ibu Rumah Tangga Dalam Deteksi Dini Dan Pencegahan Sindrom Metabolik Sumarni Sumarni; Junjun Fitriani; Nur Syamsi; Muhammad Rizqy Hanif
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.418

Abstract

Sindrom metabolik merupakan kumpulan faktor risiko metabolik yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami penyakit jantung koroner, diabetes melitus tipe 2, dan komplikasi metabolik lainnya. Kondisi ini ditandai oleh obesitas sentral, peningkatan tekanan darah, hiperglikemia, kadar trigliserida tinggi, dan penurunan kolesterol tipe High Density Lipoprotein (HDL). Di Indonesia, prevalensi sindrom metabolik terus meningkat, termasuk di wilayah pedesaan seperti Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu rumah tangga dalam melakukan deteksi dini dan pencegahan sindrom metabolik melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, edukasi, pelatihan pemeriksaan kesehatan sederhana, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan metode pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan dan deteksi dini sindrom metabolik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu rumah tangga mengenai faktor risiko dan cara pencegahan sindrom metabolik. Pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif partisipatif mampu memberdayakan ibu rumah tangga sebagai agen perubahan dalam pencegahan penyakit tidak menular di tingkat keluarga dan masyarakat.
Peningkatan Peran Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Dan Pencegahan Sindrom Kardiometabolik Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Kota Palu Sumarni; Muhammad Hasan Basri; Muhammad Rizqy Hanif; Siti Fadilah; Nurul Inayah Syahrul
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): September-December
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i3.3058

Abstract

Cardiometabolic syndrome (CMS)—characterized by a cluster of risk factors such as central obesity, hypertension, and hyperglycemia—is showing an increasing prevalence in the service area of the Mamboro Community Health Center (Puskesmas) in Palu City, necessitating structured preventive and promotive interventions. This community service program aims to enhance the role of *Posyandu* cadres (specifically those focused on the elderly) and housewives in the early detection and prevention of CMS risk factors. The activities employed a participatory, community-based approach involving 91 participants in Mamboro Urban Village. The program stages included baseline anthropometric and blood biochemical assessments, followed by technical training on self-administered early detection (measuring Body Mass Index/BMI, waist circumference, blood pressure, and random blood glucose levels), the introduction of complementary therapeutic modalities (soleus push-up exercises and "smile therapy" exercises), and nutrition education emphasizing boiling or steaming as food preparation methods. Baseline results for the 91 participants revealed a central obesity prevalence of 58.2% (53 individuals), hypertension at 46% (42 individuals), and hyperglycemia (random blood glucose ≥ 200 mg/dL) at 15.4% (14 individuals). Through intensive training, participants demonstrated improved understanding of self-detection and learned simple physical exercises to help manage blood pressure and blood glucose stability. A follow-up evaluation was scheduled for one month post-activity to monitor the consistency of behavioral changes. Empowering *Posyandu* cadres through practical training and complementary therapies offers a potentially applicable alternative strategy for supporting the control of cardiometabolic risk factors at the family level.