Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Following Variables Are Linked to the Prevalence of Chronic Energy Deficiency in Expectant Mothers Sumarni
Bulletin of Inspiring Developments and Achievements in Midwifery Vol. 2 No. 1 (2025): June, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/bidan.v2i1.149

Abstract

Women who are expecting and who have chronic energy deficiency (CED) are at risk for significant nutritional problem because it contributes to high maternal morbidity and mortality rates as well as fetal growth disorders. This study aims to analyze the relationship between knowledge level, economic status, and the prevalence of CED in expectant mothers at Puskesmas Balai Selasa Pesisir Selatan Regency in equal measure. The study used a cross-sectional analytical design. A sample of 66 pregnant women in the second and third trimesters was obtained using accidental sampling techniques. Data were collected through questionnaires and measurements of the Upper Arm Circumference (MUAC), then examined using the chi-square test both univariately and bivariately. The findings indicated that 42.4% of pregnant women experienced CED. There was a significant relationship between knowledge level (p = 0.000), economic status (p = 0.000), and parity (p = 0.001) with the incidence of CED. It can be concluded that these three variables are risk factors for CED. It is anticipated that healthcare professionals will strengthen nutritional education and interventions that focus on high-risk groups
Efektifitas Modul Gigiku Sehat Siswa Berprestasi pada Anak SD di Kabupaten Sigi : Effectiveness Of The Healthy Teeth Module For Achieving Students In Primary School Children In Sigi District Elli Yane Bangkele; Sumarni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5771

Abstract

Asupan gizi yang adekuat sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Anak anak merupakan usia yang rentan terhadap kejadian karies gigi karena pola makan dan kebersihan anak kurang baik. Kebutuhan macronutrient dan micronutrient tidak hanya berhubungan dengan stutus gizi tetapi juga berhubungan dengan tingkat keparahan karies gigi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat yaitu agar menambah wawasan siswa/siswi mengenai pentingnya merawat gigig bagi usia dini dalam meningfkatkan kesehatan. Adapun tahap pelaksanaan yang akan dilakukan yaitu ; Mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, menentukan target dan tempat pelaksanaan, mengurus perijinan, berkonsultasi dengan pihak mitra, melakukan persiapan pelatihan/edekasi dengan melibatkan pihak puskesmas, pelaksanaan pelatihan/edukasi dan Pembuatan laporan. Target luaran pada pengabdian ini yaitu terbitnya jurnal pengabdian yang berakreditas SINTA
Sosialisasi Kasus dan Tatalaksana Gawat Darurat dan Patah Tulang pada Siswa SMA Negeri 1 Palu: Socialization Of Emergency Cases And Management For Bone Fractures In Sma N 1 Palu Students Muhammad Ardi Munir; Elli Yane bangkele; Sumarni; Amirah Basry; Rahma Dwi Larasati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i8.5869

Abstract

Banyaknya kecelakaan atau cedera yang terjadi di sekolah pada siswa baik pada saat mengikuti kegiatan kurikuler ataupun ekstrakurikuler, siswa perlu memahami prosedur melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan. Cedera akibat kecelakaan di lingkungan sekolah umumnya terjadi pada sistem mus c uloskeletal dan harus ditangani dengan cepat dan tepat. luka, pendarahan, kelainan bentuk tulang Keadaan atau patah tulang, kecacatan hingga kematian dapat terjadi jika penanganan awal yang dilakukan tidak cepat dan tepat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengukur pengetahuan siswa dengan memberikan edukasi kesehatan serta simulasi tentang penanganan cedera patah tulang pada siswa di SMA Negeri 1 Palu. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Juli 2024 dengan metode berupa pretest dan posttest serta simulasi kesehatan tentang penanganan awal pada cedera patah tulang. Sasaran pengabdian masyarakat ini adalah siswa di SMA Negeri 1 Palu. Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik oleh siswa sebagai sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan mendapatkan ijin oleh kepala sekolah sebelum pelaksanaan kegiatan. Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat diikuit sebanyak 43 siswa di SMA Negeri 1 Palu menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan nilai rata-rata pretest sebesar 8,21 dan nilai rata-rata posttest sebesar 11,44. Kesimpulannya yaitu terjadi peningkatan pengetahuan siswa berdasarkan nilai rata-rata pretest dan posttest setelah dilakukan intervensi pendidikan kesehatan tatalaksana gawat darurat dan patah tulang di SMA Negeri 1 Palu. Target luaran pada pengabdian ini yaitu terbitnya jurnal pengabdian yang berakreditas SINTA.
Peningkatan Peran Kader Posyandu Dalam Deteksi Dini Dan Pencegahan Sindrom Kardiometabolik Di Wilayah Kerja Puskesmas Mamboro Kota Palu Sumarni; Muhammad Hasan Basri; Muhammad Rizqy Hanif; Siti Fadilah; Nurul Inayah Syahrul
KENDURI : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): September-December
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/kenduri.v6i3.3058

Abstract

Cardiometabolic syndrome (CMS)—characterized by a cluster of risk factors such as central obesity, hypertension, and hyperglycemia—is showing an increasing prevalence in the service area of the Mamboro Community Health Center (Puskesmas) in Palu City, necessitating structured preventive and promotive interventions. This community service program aims to enhance the role of *Posyandu* cadres (specifically those focused on the elderly) and housewives in the early detection and prevention of CMS risk factors. The activities employed a participatory, community-based approach involving 91 participants in Mamboro Urban Village. The program stages included baseline anthropometric and blood biochemical assessments, followed by technical training on self-administered early detection (measuring Body Mass Index/BMI, waist circumference, blood pressure, and random blood glucose levels), the introduction of complementary therapeutic modalities (soleus push-up exercises and "smile therapy" exercises), and nutrition education emphasizing boiling or steaming as food preparation methods. Baseline results for the 91 participants revealed a central obesity prevalence of 58.2% (53 individuals), hypertension at 46% (42 individuals), and hyperglycemia (random blood glucose ≥ 200 mg/dL) at 15.4% (14 individuals). Through intensive training, participants demonstrated improved understanding of self-detection and learned simple physical exercises to help manage blood pressure and blood glucose stability. A follow-up evaluation was scheduled for one month post-activity to monitor the consistency of behavioral changes. Empowering *Posyandu* cadres through practical training and complementary therapies offers a potentially applicable alternative strategy for supporting the control of cardiometabolic risk factors at the family level.