Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran serta hasil belajar yang belum sepenuhnya mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Gaya mengajar guru yang masih dominan menggunakan metode ceramah diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar, dengan sampel sebanyak seluruh populasi (total sampling). Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk mengukur gaya mengajar guru dan motivasi belajar siswa, serta dokumentasi untuk memperoleh data pendukung. Uji validitas dan reliabilitas instrumen dilakukan sebelum pengambilan data. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gaya mengajar guru dengan motivasi belajar IPAS siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122351 Jalan Kertas Pematangsiantar. Semakin baik dan variatif gaya mengajar guru, maka semakin tinggi motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran IPAS. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gaya mengajar guru memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru untuk mengembangkan gaya mengajar yang lebih inovatif dan bervariasi guna meningkatkan motivasi belajar siswa, serta sebagai masukan bagi sekolah dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.