Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN INFRASTRUKTUR PARIWISATA DAN INOVASI PRODUK OLAHAN SINGKONG DALAM MENDUKUNG KEMANDIRIAN DESA WISATA DEWI PURBO Iskandar, Edi; Prayitno, Edy; Agus Triyanto, Heru; Purwanto, Yuli; Endi, Ferhadius
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Kemandirian desa wisata dapat dilakukan dengan mengelola potensi wisata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kemandirian Desa Wisata Dewi Purbo melalui penguatan infrastruktur pariwisata dan inovasi produk olahan singkong yang dikelola oleh UMKM lokal. Kegiatan dilaksanakan pada tahun kedua program dengan pendekatan partisipatif dan penerapan teknologi tepat guna, melibatkan pengelola desa wisata dan UMKM Maju Makmur sebagai mitra utama. Pada sektor pariwisata, intervensi difokuskan pada penyediaan infrastruktur pendukung berupa pemasangan lampu tenaga surya, pembangunan penampungan air bersih, penyediaan alat pemeliharaan lingkungan, serta fasilitas pengelolaan sampah. Upaya ini berdampak pada peningkatan kenyamanan pengunjung, perluasan aktivitas wisata, dan perbaikan tata kelola lingkungan. Sementara itu, pada sektor UMKM dilakukan penguatan kapasitas produksi melalui penyediaan mesin pengolahan singkong yang memungkinkan diversifikasi produk, meliputi tepung mokaf, mie singkong, aneka camilan, dan produk bakery berbasis singkong. Program ini juga mendukung legalitas usaha melalui fasilitasi sertifikasi P-IRT serta pengembangan kemasan produk yang lebih modern dan informatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesiapan Desa Wisata Dewi Purbo dalam menyambut wisatawan serta peningkatan daya saing UMKM lokal melalui produk yang lebih variatif, legal, dan berorientasi pasar. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada penguatan kemandirian desa wisata berbasis pariwisata dan UMKM, serta berpotensi direplikasi sebagai model pemberdayaan desa berkelanjutan.