Nur Mujianti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGOLAHAN SERAI MENJADI SPRAY ANTI NYAMUK ALAMI UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT Darul Muntaha; Harun Susilo Aji; Nur Mujianti; Mentari Tiara Larasati; Muflikhatul Munawwaroh; Ernita Supiyanti; Nafisah; Rista Aniya; Anisa Seli Maresta; Muhammad Nur Afiz; Muhammad Mahdan Zulfa; Adye Saputra; Puput Anjarwati; Apriliana Tri Maulidina; Lilik Rahmawati; Zena Mayehsi Patraycia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7059

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penyakit yang berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, seperti demam berdarah dan malaria. Upaya pengendalian nyamuk umumnya menggunakan produk berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan apabila digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian nyamuk yang aman, ramah lingkungan, serta berbasis potensi lokal. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini dilaksanakan di Desa Pakem, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan serai sebagai bahan alami pembuatan spray anti nyamuk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai bahaya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, pengenalan manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk, serta pelatihan dan praktik langsung pembuatan spray anti nyamuk secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan bahan alami lokal serta tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Produk spray anti nyamuk berbahan serai yang dihasilkan memiliki aroma yang nyaman dan dinilai aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.