Anisa Seli Maresta
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL MELALUI MEDIA SOSIAL DI KALANGAN REMAJA Anisa Seli Maresta; Putri Ayu Lestari; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6471

Abstract

Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar dalam pola komunikasi dan interaksi sosial, terutama di kalangan remaja yang menjadi pengguna aktif media sosial. Kemajuan teknologi yang begitu cepat tidak hanya memberikan peluang positif, namun juga memunculkan berbagai problem sosial seperti meningkatnya ujaran kebencian, diskriminasi, konflik identitas, serta melemahnya nilai toleransi antar individu. Kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya pemahaman remaja terhadap nilai-nilai multikultural sebagai dasar hidup harmonis dalam masyarakat yang beragam. Media sosial, yang saat ini menjadi ruang utama ekspresi dan pembentukan karakter remaja, memiliki potensi strategis sebagai sarana edukatif untuk memperkuat nilai multikultural apabila dimanfaatkan secara tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui pengumpulan dan analisis sumber ilmiah relevan mengenai pemanfaatan media sosial dalam pendidikan multikultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebaran konten edukatif berbasis nilai multikultural melalui platform digital mampu menumbuhkan sikap toleransi, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan budaya pada remaja, serta membentuk karakter yang inklusif dan berintegritas. Penguatan pendidikan multikultural melalui media sosial dapat menjadi strategi efektif untuk membangun karakter generasi muda di era Revolusi Industri 4.0 agar menjadi generasi yang bijak dalam berteknologi dan mampu menjaga persatuan dalam keberagaman.
ANTARA TRADISI DAN SYARIAT : PERNIKAHAN ADAT JAWA DI KUA KECAMATAN MOJOTENGAH Anisa Seli Maresta; Nala Fury Ashlah; Vava Imam Agus Faisal
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pernikahan adat Jawa di Kecamatan Mojotengah dalam perspektif harmonisasi antara tradisi dan syariat Islam. Fokus penelitian mencakup karakter masyarakat terkait pelaksanaan pernikahan, pendekatan KUA dalam membimbing masyarakat, serta relevansi dan pelestarian adat Jawa di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara terhadap Kepala Badan Penyuluhan KUA sebagai informan utama, serta studi pustaka untuk memperkuat analisis teoretis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Mojotengah memiliki kesadaran tinggi terhadap kepatuhan syariat Islam, namun tetap menghargai tradisi adat Jawa seperti siraman, midodareni, panggih, dan sungkeman. KUA menerapkan pendekatan persuasif, edukatif, dan dialogis untuk mendorong pelaksanaan adat yang simbolik dan selaras dengan syariat, termasuk mengganti praktik yang mengandung unsur mistis dengan doa atau sedekah. Tradisi pernikahan adat Jawa tetap relevan dan dapat dilestarikan, terutama apabila dimaknai sebagai sarana menanamkan nilai moral, penghormatan kepada orang tua, dan kebersamaan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi antara adat dan syariat dapat tercapai melalui pemahaman masyarakat yang bijak dan pembinaan dari KUA, sehingga pernikahan adat Jawa tetap lestari dan sesuai ajaran Islam. Rekomendasi diberikan agar generasi muda terus dibimbing dalam memaknai adat secara simbolik, dan masyarakat didorong untuk melestarikan budaya lokal tanpa melanggar prinsip-prinsip syariat.
PENGOLAHAN SERAI MENJADI SPRAY ANTI NYAMUK ALAMI UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN MASYARAKAT Darul Muntaha; Harun Susilo Aji; Nur Mujianti; Mentari Tiara Larasati; Muflikhatul Munawwaroh; Ernita Supiyanti; Nafisah; Rista Aniya; Anisa Seli Maresta; Muhammad Nur Afiz; Muhammad Mahdan Zulfa; Adye Saputra; Puput Anjarwati; Apriliana Tri Maulidina; Lilik Rahmawati; Zena Mayehsi Patraycia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7059

Abstract

Nyamuk merupakan salah satu vektor penyakit yang berdampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat, seperti demam berdarah dan malaria. Upaya pengendalian nyamuk umumnya menggunakan produk berbahan kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan apabila digunakan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian nyamuk yang aman, ramah lingkungan, serta berbasis potensi lokal. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini dilaksanakan di Desa Pakem, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan serai sebagai bahan alami pembuatan spray anti nyamuk. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan mengenai bahaya penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, pengenalan manfaat serai sebagai bahan alami pengusir nyamuk, serta pelatihan dan praktik langsung pembuatan spray anti nyamuk secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan bahan alami lokal serta tingginya partisipasi warga selama kegiatan berlangsung. Produk spray anti nyamuk berbahan serai yang dihasilkan memiliki aroma yang nyaman dan dinilai aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk serta mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.