Pendidikan di abad ke-21 menuntut pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi siswa melalui pengalaman belajar yang bermakna. Khususnya mata pelajaran Seni Rupa, pembelajaran seharusnya tidak hanya berfokus pada hasil akhir karya, tetapi juga pada proses berkarya yang melibatkan keaktifan dan kreativitas peserta didik. Pembelajaran Seni Rupa di madrasah ibtidaiyah menuntut strategi pembelajaran yang mampu melibatkan peserta didik secara aktif, kreatif, dan bermakna. Salah satu model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model Project Based Learning pada mata pelajaran Seni Rupa kelas IV MI Islamiyah Karangdowo, khususnya pada materi konstruksi sederhana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning mampu meningkatkan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran, baik dalam diskusi kelompok maupun dalam pembuatan karya seni. Peserta didik terlihat lebih antusias, percaya diri, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Selain itu, model ini juga berkontribusi dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan kerja sama, serta kemampuan peserta didik dalam menuangkan ide ke dalam bentuk karya konstruksi sederhana. Dengan demikian, model Project Based Learning dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Seni Rupa di madrasah ibtidaiyah. Kata Kunci: Project Based Learning, Seni Rupa, Abad-21.