Wahyudi, Putu Putri Audi Vebi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pendidikan Sosial Sebagai Strategi Membangun Karakter Bangsa Reyzaldi, Reyzaldi; Sujana, I Putu Windu Mertha; Landrawan, I Wayan; Pertiwi, Ni Ketut Santya Isana; Wahyudi, Putu Putri Audi Vebi; Muliani, Ketut Sri; Ramadhani, Muhammad Raditiya; Hidayati, Tri Nuri
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpppkn.v7i2.6142

Abstract

This study generally examines Pancasila as the foundation of the state and ideology of the Indonesian nation, which contains fundamental values that serve as guidelines in the life of the nation and state. Amidst the challenges of globalization, technological advances, and rapid socio-cultural changes, strengthening national character through education has become very important. This study aims to analyze the implementation of Pancasila values in social education as a strategy for building a national character that is integrity, moral, and patriotic. The method used is library research by examining various scientific literature related to social education and Pancasila values. The results of the study show that social education plays a strategic role in instilling the values of Belief in God, Humanity, Unity, Democracy, and Justice through three main approaches, namely education about Pancasila, education through Pancasila, and education for Pancasila. These approaches have proven effective in strengthening national identity, student morality, and the spirit of democracy and social responsibility. However, their implementation still faces challenges such as low teacher competence, a technocratic curriculum, and the influence of global culture that is not in line with national values. The conclusion of this study confirms that Pancasila-based social education is key to shaping Indonesians with character and a national perspective. This implies that there needs to be synergy between schools, families, and communities to create an educational environment that is conducive to the comprehensive and sustainable internalization of Pancasila values.  Keywords: Pancasila, Social Education, and National Character
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis pada Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas VIII.E SMP Negeri 7 Singaraja Wahyudi, Putu Putri Audi Vebi; Suastika, I Nengah; Utami, Anak Agung Istri Dewi Adhi
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2736

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning yang dibantu dengan media Wordwall. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII.E di SMP Negeri 7 Singaraja untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang bersifat kuantitatif dan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 35 siswa kelas VIII.E. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, yang masing- masing mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui tes untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa. Penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning yang dibantu mediaWordwall menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dan ketuntasan belajar peserta didik. Rata-rata skor pada siklus I sebesar 72,22, meningkat menjadi 85,14 pada siklus II. Ketuntasan belajar peserta didik juga meningkat dari 54,28% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. Oleh karena itu, penelitian ini dapat dikatakan berhasil karena telah memenuhi ketuntasan hasil belajar antara siklus I dan II. Dengan demikian, penerapan model Problem-Based Learning berbantuan media Wordwall berhasil meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.