Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pentingnya Pendidikan Anak untuk Mengatasi Angka Putus Sekolah Suardin, Suardin; Maryam Nurlaila; Siti Rahmalia Natsir; Nur Elyana Eka; Hamid
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i1.2208

Abstract

Limited public awareness of the importance of children’s education has contributed to persistently high school dropout rates. This community engagement program aimed to enhance public understanding and awareness of children’s education. The program employed a participatory approach through structured socialization and educational activities involving parents of school dropouts, education stakeholders, school principals and teachers, and village government officials. The results demonstrate a substantial improvement in participants’ understanding of the delivered materials, with comprehension levels increasing from 48.9% prior to the program to 84.2% after its implementation, representing an increase of 35%. The most pronounced improvement was observed in collaborative dropout prevention strategies. These findings indicate that the program effectively strengthened public awareness of the importance of synergy and collaboration among families, schools, communities, and government institutions in supporting the sustainability of children’s education. ABSTRAK Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak berdampak pada tingginya angka anak putus sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat tentang pendidikan anak. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan strategi sosialisasi dan edukasi kepada orang tua anak putus sekolah, masyarakat pemerhati pendidikan, kepala sekolah dan guru, dan pemerintah desa, sebagai peserta. Hasil pengabdian diperoleh bahwa terdapat peningkatan signifikan pemahaman masyarakat atas materi yang diberikan yakni tingkat pemahaman peserta sebelum kegiatan sebesar 48,9% dan setelah kegiatan menjadi 84,2% atau meningkat sebesar 35%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek strategi pencegahan kolaboratif. Menunjukan bahwa kegiatan ini dapat menumbuhkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam keberlanjutan pendidikan anak